in

Uri-uri Budaya, Pemkab Purbalingga Gelar Pawai Budaya Meriahkan HUT RI

Pawai budaya memeriahkan HUT Ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia di Purbalingga. (Foto : purbalinggakab.go.id)

 

HALO PURBALINGGA – Sebanyak 152 orang dari berbagai unsur, turut memeriahkan perayaan HUT Ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia, dengan mengikuti pawai budaya yang digelar Pemkab Purbalingga.

Bukan hanya para aparatur sipil negara (ASN), ikut pula para pegawai badan usaha milik daerah (BUMD), rumah sakit, sekolah setingkat SMP dan SMA, perusahaan swasta, organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, dan komunitas.

Berbagai pertunjukan pun dipertontonkan, seperti karawitan, ebeg, lengger, begalan, aneka tari tradisional, ujungan, tektek / kenthongan.

Para pejabat dan peserta pawai juga menampilkan pakaian tradisional dari berbagai suku di Indonesia.

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi bersama suami mengenakan busana adat Suku Bugis Sulawesi Selatan.

Wakil Bupati H Sudono, beserta isteri mengenakan pakaian adat Jawa Tengah.

Sementara Ketua DPRD HR Bambang Irawan, beserta isteri mengenakan pakaian adat Sumatera Barat.

Hadir pula jajaran Forkompinda dan pada pimpinan OPD dan BUMD. Saksi masyarakat antusias menyaksikan pawai yang dimulai dari GOR Guntur Darjono dan finish di Alun-alun.

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, mengatakan melalui tema tersebut, pawai kali ini didominasi penampilan aspek budaya, adat dan juga seni.

“Dengan tema kali ini dalam semarak kemerdekaan diharapkan masyarakat Purbalingga tidak hanya mencintai tanah air, akan tetapi juga mencintai tradisi budaya itu sendiri,” ungkapnya.

Selain aspek budaya, Pawai Budaya kali ini juga digunakan sebagai ajang promosi layanan OPD.

“Mudahan-mudahan pawai ini bermanfaat sebagai suguhan hiburan, tontonan bagi masyarakat Kabupaten Purbalingga,” katanya.

Ketua Panitia, Tri Gunawan Setyadi menjelaskan pawai yang mengusung tema “Mewujudkan Purbalingga yang Maju dan Berkebudayaan” tersebut, merupakan wujud semangat untuk nguri-nguri budaya daerah.

“Kami menentukan tema itu sebagai wujud semangat kemerdekaan dan nguri-uri (melestarikan) budaya di Kabupaten Purbalingga,” kata dia, seperti dirilis purbalinggakab.go.id.

Dalam kesempatan itu dia mengungkapkan rasa syukur, karena agenda tahunan ini mendapat sambutan antusias dari berbagai kalangan masyarakat.

Panas terik juga tidak menyurutkan semangat ribuan warga untuk menyaksikan berlangsungnya Pawai Budaya, yang dimulai dari Gedung Olahraga Goentoer Darjono, menuju Taman Usman Janatin.

Peserta kemudian melewati panggung kehormatan di Alun-alun Purbalingga, hingga finish di Jalan Jenderal Soedirman.

Masyarakat tumpah ruah di sepanjang rute pawai, terutama area panggung kehormatan.

Dalam kesempatan lain, salah satu warga asal Purbalingga, Erna mengaku senang dengan terlaksananya Pawai Budaya tahun ini.

Ia turut berterima kasih kepada seluruh pihak khususnya Pemerintah Kabupaten Purbalingga sebagai penyelenggara acara tersebut.

“Terima kasih Bupati Purbalingga yaitu Ibu Tiwi yang sudah mengadakan acara semacam ini. Acara seperti ini jadi acara yang ditunggu-tunggu masyarakat Purbalingga,” kata dia. (HS-08)

Siapkan Aspirasi, Ikatan Disabilitas Purworejo Gelar Musrenbang Tematik Difabel

Dari Ketua KPU, Hevy Indah Oktaria Dilantik Jadi Komisioner Bawaslu Kendal