HALO KENDAL – Dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, RSUD Dr H Soewondo Kendal segera membangun gedung diagnostik dan pelayanan terpadu dua lantai, yang dijadwalkan mulai tahun 2023.
Direktur RSUD Dr H Soewondo Kendal, dr Saikhu mengatakan, saat ini pihaknya telah menyelesaikan proses pengadaan tanah guna pembangunan gedung tersebut. Diperkirakan pembangunan menelan anggaran sebesar Rp 25 miliar.
“Kalau pengadaan tanahnya sudah selesai yaitu sebesar Rp 10 miliar, lokasinya berada di sebelah utara rumah sakit. Sementara untuk pembangunannya sekarang masih dalam tahap proses lelang. Tapi kita targetkan satu lantai bisa selesai dulu di tahun 2023 ini,” ujarnya, saat ditemui di ruang kerja, Rabu (7/6/2023).
Saikhu mengungkapkan, tujuan dibangunnya gedung sarana dan prasarana diagnostik merupakan penunjang yang harus memadai dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat.
“Nantinya ada tujuh pengembangan pelayanan prioritas yaitu stroke, jantung, uronephro, diabetus melitus, respirasi dan tuberculosis (TBC), kanker, serta kesehatan ibu dan anak, yang bersinergi dengan program prioritas Kementerian Kesehatan,” ungkapnya.
Sehingga dengan hadirnya gedung diagnostik terpadu tersebut, pihaknya terus berupaya meningkatkan pelayanan terhadap pasien.
“Dengan begitu, pasien yang melakukan perawatan dapat merasa puas, baik dalam pelayanan pengobatan maupun yang menyangkut dengan fasilitas dan prasarana yang tersedia,” imbuh Saikhu.
Dia juga berharap, dengan dibangunnya gedung diagnostic center, ke depan dapat mempermudah pelayanan yang tadinya terpisah-pisah bisa menjadi satu.
“Selama ini kan lab sendiri, nanti radiologi sendiri, pasien jadi ke sana ke sini. Nah dengan adanya gedung tersebut nantinya akan kita jadikan satu. Dan lantai duanya nanti layanan poli. Jadi pasien itu gak perlu ke mana-mana,” harap Saikhu.
Selain itu pihaknya juga akan melengkapi gedung dengan peralatan layanan kateterisasi jantung (cath lab) dan CT Scan 128 Slice. Sehingga jika ada pasien yang akan memasang ring jantung tidak perlu ke daerah lain seperti Semarang.(HS)