HALO KENDAL – Sebagai bentuk apresiasi kepada para siswa yang berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an, SMP Muhammadiyah 3 Kaliwungu menggelar Ikhtibar dan Haflah Tahfidzul Qur’an .
Kegiatan yang dilaksanakan, Sabtu (24/5/2026), di Gedung Balai Dakwah Muhammadiyah Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang penghargaan bagi para penghafal Alquran, tetapi juga sebagai upaya membentuk karakter dan akhlak qurani pada para siswa dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh haru dengan dihadiri jajaran guru, orang tua wali murid, serta pengurus Muhammadiyah Kaliwungu.
Kepala SMP Muhammadiyah 3 Kaliwungu, Eka Firdayati mengatakan, haflah tahfidz yang digelar tahun ini merupakan kegiatan keempat yang dilaksanakan sekolah, sebagai bentuk rasa syukur atas capaian para siswa dalam menghafal Alquran.
“Kegiatan ini memberikan penghargaan kepada santri SMP Muhammadiyah 3 Kaliwungu yang sudah berjuang dan sungguh-sungguh dalam menghafal Al-Qur’an,” ujarnya.
Eka menjelaskan, kegiatan yang digelar ke-4 ini, tidak hanya untuk menghafal Alquran saja, tetapi juga ada kesungguhan dan kecintaan terhadap quran.
“Tahfidz sebagai rasa syukur kepada Allah Subhanahu Wataala atas capaian, tidak sekadar dihafal saja. Jadikan sebagai amalan kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Eka juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru tahfidz yang telah membimbing siswa dengan penuh kesabaran hingga mampu menyelesaikan target hafalan Alquran.
Selain itu, ia turut mengucapkan terima kasih kepada orang tua dan wali murid yang selama ini memberikan dukungan, motivasi, dan pendampingan kepada anak-anak selama menjalani program tahfidz.
“Pencapaian juz Alquran tidak terlepas dari bimbingan orang tua dan wali murid. Pesan saya jangan berhenti menghafal Al-Qur’an, jadikan amalan sehari-hari. Semoga menjadi generasi Qur’ani yang dibanggakan keluarga dan masyarakat, jadikan Al-Qur’an pedoman hidup kita,” katanya.
Sementara itu, Bendahara Majelis Dikdasmen dan PNF PC Muhammadiyah Kaliwungu, Lukman Hakim, menyampaikan rasa syukur atas keberlangsungan program tahfidz yang terus berjalan di SMP Muhammadiyah 3 Kaliwungu.
“Ini wujud Allah Subhanahu Wataala, bahwa Dia menurunkan Al-Qur’an dan yang menjaganya. Bersyukur bahwa putra-putrinya bisa menghafal Al-Qur’an,” ungkapnya.
Lukman juga mengimbau para siswa agar terus meningkatkan hafalan Alquran saat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya sehingga hafalan yang dimiliki tetap terjaga dengan baik.
Sedangkan Guru Tahfidz SMP Muhammadiyah 3 Kaliwungu, Harun Nur Zakki menjelaskan, Haflah Tahfidz tahun ini diikuti sekitar 65 siswa yang memilih program tahfidz Alquran. Seluruh peserta disebut telah menyelesaikan hafalan juz 28, 29, dan 30.
“Bahkan, di antara mereka terdapat tujuh siswa yang sudah hafal tujuh juz,” ujarnya.
Harun menjelaskan proses uji tahfidz dilakukan secara bertahap dan objektif untuk menjaga kualitas hafalan siswa. Pengujian meliputi tahsin, sambung ayat, serta muroja’ah hafalan lama.
“Tata cara uji tahfidz Quran anak SMP umumnya mencakup tes bacaan atau tahsin, sambung ayat, serta setor hafalan baru maupun lama. Semua dilakukan bertahap untuk menjaga kualitas hafalan secara objektif,” jelasnya.
Harun menambahkan, aspek utama yang dinilai dalam ujian tahfidz meliputi kefasihan pelafalan, penerapan tajwid, serta kelancaran siswa dalam menyambung ayat Alquran.
“Harapannya anak-anak tidak hanya kuat dalam hafalan, tetapi juga memiliki akhlak Qur’ani dan mampu mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.(HS)

