in

Kebut Perluasan Pembangunan Pedesaan, 20 Desa Jadi Proyek Percontohan Padat Karya

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto saat meninjau pembangunan melalui program padat karya di di Desa Mulyosari, Kecamatan Sukorejo Kabupaten Kendal, Rabu (7/6/2023).

HALO KENDAL – 20 desa di Kabupaten Kendal menjadi proyek percontohan program padat karya tahun 2023, yang diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kendal.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kendal, Dico M Ganinduto, saat mengawali program padat karya 2023, yang dilaksanakan di Desa Mulyosari, Kecamatan Sukorejo dan Desa Sidokumpul, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal, Rabu (7/6/2023).

Bupati Kendal juga memberikan apresiasi tinggi pada kegiatan padat karya yang berlangsung di Desa Mulyosari dan Sidokumpul, terutama dalam melibatkan warga setempat.

“Kepala Desa yang menerima program ini agar mampu melaksanakannya dengan baik, kemudian infrastruktur yang sudah dibangun agar dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat serta dijaga dan dirawat, program padat karya ini semoga bisa menyerap banyak tenaga kerja. Termasuk upah agar bisa diberikan tunai kepada tenaga kerja yang terlibat setelah pekerjaan ini selesai,” pesannya.

Adapun pengerjaannya sendiri, melakukan rabat beton di lokasi Dusun Ketukan RT 07 RW 02 dengan volume 200 meter, lebar dua meter dengan ketebalan 0,5 meter. Untuk waktu pelaksanaan ditarget 15 hari kerja, mulai tanggal 7 – 21 Juni 2023.

“Selain program padat karya, Pemerintah Kabupaten Kendal juga punya program BKK Dusun, yang kami targetkan 100 persen tersalurkan di 2024. Semoga apa yang menjadi program kami, program Pemerintah Kabupaten Kendal, membawa manfaat untuk masyarakat,” ungkap Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Kendal, Cicik Sulastri menjelaskan, bahwa Program Padat Karya Tahun 2023 menggunakan dana APBD dengan nilai sebesar Rp 75 juta per desa.

“Dana pada program ini menggunakan APBD dan ini menjadi Proyek Percontohan dengan 20 titik desa yang mendapat program padat karya. Dengan rincian total pekerja sebanyak 1000 orang, masing-masing pekerja 50 orang setiap desa,” ujarnya.

Sementara selain upah, menurut Cicik, pekerja juga mendapatkan perlindungan asuransi Kecelakaan Kerja dan Kematian Kerja dari BPJS Ketenagakerjaan selama 1 bulan.

Pada kesempatan itu juga dirinya turut mensosiasliasasikan tentang program Kendal Karir yang dapat diakses melalui web maupun aplikasi. Sehingga para pencari kerja, khususnya warga Kendal dapat memanfaatkannya.(HS)

Hormati Perjuangan Kiai yang Turut Merebut Kemerdekaan, Santri Wajib Jaga Keutuhan NKRI

Tingkatkan Pelayanan, RSUD Dr H Soewondo Kendal Segera Bangun Diagnostic Center