in

Motor Lebih Nyaman dan Kompetitif

Pecco Bagnaia/dok

HALO SEMARANG – Francesco Bagnaia semakin menunjukkan kematangannya pada MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone, 7 Agustus lalu.

Start dari posisi kelima, pembalap tim pabrikan Ducati ini sukses finis pertama selepas bertarung ketat dengan Maverick Vinales (Aprilia Racing).

Hanya Vinales yang mampu mengancam kecepatan Pecco, sapaan akrab Bagnaia.

Kemenangan pada Grand Prix (GP) Inggris berarti besar bagi Pecco dalam upayanya memburu gelar juara.

Pasalnya, Silverstone sejatinya merupakan teritori dua rival utama Bagnaia, Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) dan Aleix Espargaro (Aprilia Racing).

Yamaha merupakan pabrikan paling sukses pada MotoGP Inggris dengan lima kemenangan sejak Silverstone kembali menjadi tuan rumah pada 2010.

Pecco menyebut suksesnya di Silverstone sebagai kemenangan terbaik yang pernah diraihnya.

‘’Ini untuk kali pertama saya bisa menang dengan situasi yang sulit, jadi saya sangat senang,’’ ujar Bagnaia seperti dikutip dari GPOne.

Namun, rider asal Italia itu belum bisa tenang karena masih tertinggal 49 poin dari Quartararo.

‘’Libur musim panas kemarin membantu saya untuk memahami di mana kekurangan saya dan memperbaikinya,’’ tandas Pecco.

Dia berpeluang juara lagi pada GP Austria di Red Bull Ring, 21 Agustus mendatang.

Karakter Red Bull Ring menuntut kecepatan tinggi dan pengereman itu membuat Ducati berjaya enam kali.

‘’Ducati telah berubah. Motornya sekarang lebih nyaman dikendarai, dan kompetitif,’’ ungkap Bagnaia. (HS-06)

Bertemu Safira Juara Dunia Pencak Silat Asal Kudus, Bupati : Tugas Kami Memfasilitasi

Bakal Dihadiri Tamu Mancanegara, Pemkab Jepara Siapkan Dukungan untuk KUPI di Bangsri