in

KONI Jateng Gandeng Primaya Hospital, Perkuat Perlindungan Kesehatan Atlet Berprestasi

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jawa Tengah menggandeng Primaya Hospital Semarang melalui kerja sama strategis di bidang layanan kesehatan dan perlindungan atlet yang diditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman yang berlangsung di Ruang Auditorium Lantai V Primaya Hospital Semarang, Jalan Kedungmundu, Kota Semarang, Jumat (5/6/2026) sore.

HALO SEMARANG – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jawa Tengah memperkuat komitmennya dalam pembinaan atlet dengan menggandeng Primaya Hospital Semarang melalui kerja sama strategis di bidang layanan kesehatan dan perlindungan atlet.

Kolaborasi bertajuk “Sinergi Strategis untuk Prestasi Atlet Jawa Tengah” itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman yang berlangsung di Ruang Auditorium Lantai V Primaya Hospital Semarang, Jalan Kedungmundu, Kota Semarang, Jumat (5/6/2026) sore.

Penandatanganan dilakukan oleh Wakil Ketua Umum IV KONI Jawa Tengah, Harry Nuryanto Soediro SE MM, bersama Direktur Utama Primaya Hospital Semarang, dr Aditya Nugraha M.Biomed MM CMC. Kegiatan tersebut turut disaksikan Sekretaris Umum KONI Jateng Drs Budi Santosa MSi, jajaran pengurus KONI, serta puluhan atlet berprestasi Jawa Tengah.

Direktur Utama Primaya Hospital Semarang, dr Aditya Nugraha, menegaskan kerja sama tersebut merupakan bentuk nyata komitmen rumah sakit dalam mendukung kemajuan olahraga dan peningkatan prestasi atlet di Jawa Tengah.

“Karena kami berada di Kota Semarang sebagai ibu kota Jawa Tengah, tentu kami memiliki tanggung jawab untuk ikut berkontribusi dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan atlet. Mulai dari calon atlet, atlet aktif, hingga para pengurus olahraga. Harapan kami, prestasi atlet-atlet Jawa Tengah dapat terus meningkat dan bersaing di level yang lebih tinggi,” ujar Aditya usai penandatanganan kerja sama.

Menurutnya, Primaya Hospital Semarang telah menyiapkan berbagai sumber daya dan fasilitas kesehatan yang dirancang untuk mendukung kebutuhan atlet, terutama dalam penanganan cedera olahraga serta peningkatan performa fisik.

Saat ini, rumah sakit tersebut memiliki empat dokter spesialis ortopedi, termasuk satu dokter subspesialis sport injury atau cedera olahraga. Selain itu, tersedia pula layanan dokter spesialis jantung yang didukung program rehabilitasi kardiovaskular guna membantu meningkatkan kapasitas fisik atlet, termasuk pengukuran dan peningkatan VO2 Max.

Tak hanya itu, Primaya Hospital Semarang juga dilengkapi berbagai fasilitas medis modern seperti CT Scan, MRI, USG muskuloskeletal, hingga terapi regeneratif berupa stem cell, sekretom, dan Platelet Rich Plasma (PRP).

“Kami juga memiliki tim rehabilitasi medis yang berpengalaman menangani cedera olahraga. Bahkan dokter umum kami telah dibekali kompetensi ilmu faal olahraga sehingga layanan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan atlet,” jelasnya.

Dukungan yang diberikan tidak hanya menyasar aspek fisik. Primaya Hospital juga menyediakan layanan psikologi klinis, konsultasi gizi, hingga terapi komplementer seperti akupunktur guna menjaga kesehatan mental, kebugaran, dan performa atlet secara menyeluruh.

Aditya menegaskan tidak ada perbedaan pelayanan antara atlet dan masyarakat umum. Namun, melalui kerja sama ini para atlet akan mendapatkan akses yang lebih terintegrasi terhadap tenaga medis, teknologi kesehatan, serta layanan rehabilitasi yang dapat mempercepat pemulihan cedera dan menunjang performa olahraga.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum IV KONI Jawa Tengah, Harry Nuryanto Soediro, menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, kesehatan atlet merupakan faktor penting dalam menjaga kesinambungan prestasi olahraga.

Kerja sama dengan Primaya Hospital Semarang menjadi bagian dari upaya KONI Jateng untuk menghadirkan perlindungan dan pembinaan atlet yang lebih komprehensif, sehingga para atlet dapat berlatih dan bertanding dengan dukungan layanan kesehatan yang optimal.

“Dengan dukungan fasilitas kesehatan yang memadai, kami berharap para atlet Jawa Tengah dapat lebih fokus mengembangkan prestasi dan mampu mengharumkan nama daerah di berbagai ajang olahraga,” kata Harry.(HS)

Evaluasi MBG di Jateng Perlu Libatkan Pemerintah Daerah