in

Kampanye Wajib Halal di 1.000 lokasi Sukses, BPJPH Apresiasi Satgas Provinsi

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), M Aqil Irham. (Foto : kemenag.go.id)

 

HALO SEMARANG – Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), M Aqil Irham memberikan apresiasi kepada seluruh satgas halal di tingkat provinsi, karena telah menyukseskan kampanye Wajib Sertifikasi Halal 2024 di 1.000 lokasi se-Indonesia, pada 18 Maret 2023 lalu.

“Terima kasih kepada pihak-pihak yang terlibat dalam Kampanye Wajib Sertifikasi Halal, yang dilaksanakan di 1.116 titik di seluruh Indonesia. Terutama kepada seluruh Satgas Halal Provinsi,” tutur Aqil, di Makassar, Minggu (19/3/2023), seperti dirilis kemenag.go.id.

Aqil hadir di Makassar sebagai narasumber pada Workshop Jaminan Produk Halal.

Sebanyak 100 pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) hadir dalam kegiatan kerja sama BPJPH, Kanwil Kemenag Sulawesi Selatan, dan Komisi VIII DPR RI ini.

Aqil juga menyampaikan  kepada Pelaku Usaha yang hadir terkait Pendamping Proses Produk Halal yang ada di Sulawesi Selatan.

“Ada 1.874 pendamping PPH yang sebagian besar dari penyuluh agama islam dan guru madrasah yang akan mendampingi Bapak/Ibu mendaftar sertifikasi halal,” tambahnya.

Kepala Kanwil Kemenag Sulawesi Selatan, Khaeroni mengungkapkan workshop ini merupakan tindak lanjut kampanye sekaligus salah satu upaya percepatan capaian sertifikasi halal.

Khoeroni juga menyampaikan bahwa Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan telah menyelenggarakan kampanye wajib sertifikasi halal 2024 di 48 titik dengan animo masyarakat yang begitu besar dalam mendaftarkan sertifikasi halal.

Senada dengan Aqil, Ketua Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi mengatakan sumber daya yang ada di Kementerian Agama sangat besar.

“Sumber daya yang ada di kementerian Agama sangat besar dan berpotensi dalam mendukung dan membantu pendampingan kepada pelaku UMK dalam mendaftarkan sertifikasi halal,” terangnya.

Pada tahun ini BPJPH membuka 1 Juta kuota Sertifikasi Halal Gratis yang digelontorkan kepada masyarakat khususnya para Pelaku UMK.

Pendaftaran dilakukan secara online melalui aplikasi Pusat Layanan Keagamaan (Pusaka) Superapps Kementerian Agama atau melalui aplikasi sertifikasi halal gratis (Sihalal) dengan akses ke ptsp.halal.go.id.

Sebelumnya kampanye Wajib Sertifikasi Halal 2024 yang digelar BPJPH Kementerian Agama mendapat sambutan dari para pelaku usaha.

Sebanyak 3.000 pelaku usaha mendaftar untuk mengikuti sertifikasi halal gratis (Sehati) secara langsung (on the spot), pada saat kampanye yang berlangsung pada 18 Maret 2023.

“Alhamdulillah, antusiasme pelaku usaha cukup baik. Di hari kampanye, ada 3.000 pelaku usaha yang langsung mendaftarkan sertifikasi halal gratis produknya,” kata Aqil Irham.

Sementara ada ribuan pelaku usaha lainnya yang juga hadir dalam kampanye serentak yang digelar di 1.000 titik se-Indonesia.

“Mereka belum bisa mendaftar karena masih ada persyaratan yang belum bisa dilengkapi, contohnya Nomor Induk Berusaha (NIB),” ujar Aqil.

Menurut Aqil Kampanye Wajib Sertifikasi Halal 2024 sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat bahwa saat ini pendaftaran sertifikasi halal dilakukan terpusat di BPJPH.

“Kemarin banyak juga yang baru tahu bahwa proses pendaftaran sertifikasi halal bisa dilakukan secara online melalui Sistem Informasi Halal (Sihalal),” papar Aqil.

“Cara mendaftarnya bisa melalui aplikasi Pusaka yang bisa diunduh di playstore atau appstore, atau bisa juga langsung masuk ptsp.halal.go.id,” imbuhnya.

Berdasarkan data Sihalal, tiga jenis produk yang paling banyak didaftarkan, yaitu makanan ringan siap santap, bakeri, dan minuman dengan pengolahan. (HS-08)

Sambut Ramadan, Masyarakat Temanggung Serentak Kerja Bakti Bersih Bumi

Kuliah Umum di USM, Ayang: Tak Usah Bingung Memulai Personal Branding