HALO PEMALANG – Bupati Pemalang, Mansur Hidayat beserta Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang, Shanti Rosalia, Sabtu (9/3/2024). menyerahkan santunan berupa uang tunai, kepada 50 anak yatim piatu dan 25 orang pedagang nasi goreng yang sudah sepuh, di Tugu Nasi Goreng, Desa Jrakah, Kecamatan Taman.
Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka memperingati HUT Ke-3 Tugu Nasi Goreng, yang digagas oleh Persaudaraan Pedagang Nasi Goreng “Tunas” Jrakah.
Di tempat itu, Mansur berharap warga Desa Jrakah dapat memanfaatkan momentum tersebut dengan rasa syukur, atas usahanya yang telah memperkenalkan nasi goreng Jrakah, baik di Pemalang, maupun ke luar Pemalang.
Mansur juga mengatakan dengan adanya peringatan tugu nasi goreng, masyarakat Desa Jrakah bisa lebih menambah semangat untuk mengembangkan usahanya di daerah lain.
“Semoga warga Desa Jrakah bisa lebih semangat dan menyuarakan bahwa nasi goreng itu asli dari Desa Jrakah dan bisa eksis di daerah lain,” harapnya.
Dalam acara tersebut dilakukan pemotongan tumpeng oleh Bupati Pemalang, untuk kemudian diserahkan kepada perwakilan persaudaraan pedagang nasi goreng “Tunas” Jrakah.
Untuk diketahui, Tugu Nasi Goreng merupakan sebuah monumen, yang dibangun oleh warga desa, yang sebagaian sudah sukses menjadi pedagang nasi goreng, di berbagai wilayah di Indonesia.
Menurut informasi yang disampaikan pemalangkab.go.id, pedagang nasi goreng asal Pemalang, ada yang mengembangkan usaha di Bali dan Kalimantan.
Dengan menyebarnya para pedagang asal Jrakah ini, nasi goreng khas daerah ini pun kemudian dikenal pula oleh masyarakat di berbagai daerah lain di Indonesia.
Adapun Tugu Nasi Goreng di Jrakah tersebut, dibangun dengan bentuk yang unik, di Jalan Pancaniti, di gerbang Desa Jrakah, Kecamatan Taman, Pemalang.
Tugu tersebut dibangun lebih kurang setinggi 5 meter, dan di bagian atasnya terdapat sebuah gerobak nasi goreng. (HS-08)