in

Destinasi Wisata Kawasan Kota Lama Semarang Masih Jadi Jujugan Favorit Wisatawan Saat Libur Lebaran

Bangunan Gereja Blenduk, ikon wisata di Kawasan Kota Lama Semarang.

HALO SEMARANG – Destinasi wisata Kota Lama Semarang selama momen libur Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah masih menjadi salah satu jujugan favorit bagi para wisatawan domestik. Hal ini terlihat dari jumlah kunjungan wisatawan di wilayah yang dijuluki “Little Netherland” ini selalu ramai pengunjung menghabiskan waktu liburan. Setidaknya ada 46.967 orang berkunjung ke sana saat Lebaran hingga Senin (24/4/2023).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Wing Wiyarso menjelaskan, kawasan Kota Lama Semarang menjadi salah satu destinasi andalan saat menjelang liburan atau momen perayaan hari besar keagamaan, seperti Hari Raya Idul Fitri.

“Selain kawasan Kota Lama Semarang ada juga Semarang Zoo, Museum Lawangsewu, lalu pusat-pusat kuliner dan restoran,” terangnya, Kamis (4/5/2023).

Seperti diketahui, selama libur Lebaran banyak pemudik tujuan Semarang dan sekitarnya memenuhi destinasi wisata untuk menghabiskan waktu liburan. Terutama, seperti yang terlihat di pusat kota seperti Simpanglima, pusat kuliner, perbelanjaan dan hotel. Hal ini terlihat dari tingkat kepadatan kendaraan di jalan -jalan protokol dalam kota.

“Untuk keramaian di dalam Kota Semarang sendiri pusat kepadatan pemudik masih terpantau di pusat oleh-oleh dan tempat wisata. Contoh di sekitar Jalan Pandanaran, Simpanglima, jika tahun-tahun sebelumnya kita berlakukan kontra flow, tahun ini tidak. Itu artinya tahun ini kepadatan pemudik lebih terkendali,” terang Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Endro P Martanto, baru-baru ini.

Secara umum, lanjut Endro, Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang berhasil mengendalikan keramaian pemudik di Lebaran tahun 2023. Padahal jumlah pemudik tahun 2023 ini signifikan, yaitu meningkat dua kali lipat dari tahun-tahun sebelumnya.

“Dibanding dua tahun lalu, tahun ini kenaikan memang luar biasa. Kenaikan jumlah pemudik ke Jawa Tengah sedikit lebih banyak dari yang diprediksi Kementerian Perhubungan, yakni dua kali lipat dari tahun-tahun sebelumnya. Namun dengan persiapan aparat dalam melayani pemudik cukup baik, sehingga kejadian menonjol di Kota Semarang relatif nihil,” pungkas Endro.(HS)

180 Calon Siswa SMK Jateng di Semarang Jalani Tes Validasi

Wali Kota Semarang Tegaskan Pentingnya Digitalisasi untuk Mendukung Kemajuan Pembangunan