in

TnJ Farm Tunjungan Dorong Generasi Muda Kembangkan Teknologi Pertanian Lebih Modern

Perkebunan melon dengan sistem hidroponik TnJ Farm di Dukuh Gunungrowo, RT 09/RW 02, Desa Sambongrejo, Kecamatan Tunjungan Kabupaten Blora. (Foto : blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Berada di pinggir jalan raya Dukuh Gunungrowo, RT 09/RW 02, Desa Sambongrejo, Kecamatan Tunjungan Kabupaten Blora, ada sebuah green house bernama TnJ Farm, yang tergolong sukses membudidayalan melon berkualitas premium dengan teknik hidroponik.

MeIalui inovasi pertanian modern yang dilakukan oleh Agung Joo, di lahan seluas 210 meter persegi ini, kini terdapat 600 tanaman melon, yang tumbuh subur tanpa menggunakan media tanah.

Sistem hidroponik yang diterapkan memanfaatkan air dan nutrisi khusus, sehingga menghasilkan buah dengan rasa manis, segar, dan lebih higienis.

Ia menyampaikan konsep pertanian ini tidak hanya berfokus pada hasil panen, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan.

Dengan metode hidroponik, penggunaan pestisida dapat ditekan, sementara produktivitas tanaman tetap terjaga.

“Perawatannya harus rutin, karena bukan media tanah, jadi harus selalu di cek keadaan airnya. Ini juga bisa mengurangi penggunaan pestisida,” jelasnya, Kamis (4/9/2025), seperti dirilis blorakab.go.id.

Selain itu, keberadaan TnJ Farm juga membuka peluang baru bagi petani lokal dan generasi muda untuk belajar sekaligus mengembangkan teknologi pertanian yang lebih modern.

“Ini bisa menjadi sebuah solusi untuk meningkatkan perekonomian warga sekitar untuk meniru dan mengembangkan green house dengan lahan terbatas. Apalagi dengan pekarangan rumah yang cukup minim, itu sangat bagus sehingga dapat menghasilkan benefit yang luar biasa baiknya,” tambah Agung Joo.

Harapannya, kehadiran melon hidroponik ini bisa menjadi ikon baru bagi Kabupaten Blora, khususnya di Kecamatan Tunjungan sebagai sentra buah sehat dan berkualitas.

Dengan inovasi tersebut, Blora kini tidak hanya dikenal dengan hasil pertanian konvensional, tetapi juga sebagai daerah yang mulai mengadopsi teknologi pertanian masa depan.

Salah satu pengunjung green house TnJ Farm, Syukron mengaku heran sekaligus takjub karena pertama kali nya di Kecamatan Tunjungan ada penerapan tentang hidroponik pemanfaatan pekarangan yang terbatas ini.

“Ya pertamanya saya heran, di Tunjungan ada yang bisa menerapkan hidroponik apalagi untuk petani melon, dengan green house kan nggak terlalu butuh lahan yang lebar,” ucapnya.

Syukron juga menambahkan, ratusan pohon di area lahan yang terbatas, pasti bisa menghasilkan benefit yang luar biasa.

“600 pohon dan di halaman rumah, mungkin bisa mendapatkan penghasilan yang cukup fantastis ya,” tambahnya. (HS-08).

Buka sejak 2016, Pelanggan Kuliner Kalkun di Blora Ini Datang dari Rembang hingga Semarang

Rata-rata Perempuan di Karanganyar Hanya Punya Dua Anak