HALO BLORA – Keberadaan Rumah Makan Kalkun di Kabupaten Blora ini, sudah dikenal, bukan hanya oleh warga Blora, melainkan juga dari kota-kota lain di Jawa Tengah.
Beragam olahan berbahan dasar kalkun, disediakan oleh Umi Basyaroh, sang pemilik rumah makan tersebut.
“Jadi satu-satunya di Blora. Kami mengolah kalkun menjadi aneka masakan. Ada satai, rica-rica, dan juga kalkun bakar,” kata Umi Basyaroh, di Blora, Kamis (4/9/2025).
Dia menuturkan pengunjung Rumah Kalkun Blora tidak hanya datang dari lokal Kabupaten Blora saja, melainkan banyak penikmat kuliner dari luar Kabupaten Blora, seperti Demak, Rembang dan Semarang.
“Bahkan ada dari Semarang order satu ekor kalkun utuh untuk acara. Untuk harga sangat terjangkau,” kata dia seperti dirilis laman resmi Pemkab Blora, blorakab.go.id.
Umi menambahkan selain masakan kuliner dari daging kalkun, dirinya juga menyediakan beberapa pilihan menu dari daging kambing yang dipelihara sendiri oleh suaminya.
“Kami juga sedia satai kambing, gulai dan rica kambing. Satenya besar-besar juga,” katanya.
Rumah Makan Kalkun berlokasi tak jauh dari tempat wisata Waduk Greneng, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora.
Tepatnya berada di pinggir jalan raya Dukuh Gunungrowo, RT 09/RW 02, Desa Sambongrejo. Berdiri dan dibuka tahun 2016.
“Saya buka mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. Bagi yang ingin pesan bisa menghubungi via telepon atau WhatsApp,” ucapnya.
Umi berharap, omzetnya yang dulu tergerus saat terjadi Covid-19, kembali bisa normal saat ini.
“Saat terjadi Covid-19 turun drastis, semoga sekarang kembali normal seperti biasa,” harapnya.
Sementara itu salah satu penikmat kuliner satai daging kalkun, Khusnul, mengaku sangat menyukai karena dagingnya kenyal dan ada sensasi tersendiri di badan.
“Setelah makan daging kalkun, badan rasanya lebih fresh gitu,” kata dia. (HS-08)