in

Densus 88 Gelar Sosialisasi Pencegahan Terorisme di Pondok Pesantren se-Kota Surabaya

Sosialisasi Pencegahan Terorisme Radikalisme yang digelar Tim Satgaswil Jatim Densus 88 AT Polri di Surabaya. (Foto : Tribratanews.polri.go.id)

 

HALO SEMARANG – Tim Satgaswil Jatim Densus 88 AT Polri menggelar “Sosialisasi Pencegahan Terorisme Radikalisme, Membangun Ketahanan Ideologi Pelajar, Peran Strategis Pendidik dalam Menangkal Radikalisme Sejak Dini”, yang diikuti 50 pengurus dan pendidik Pondok Pesantren se-Kota Surabaya.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi dengan pendidik Pondok Pesantren se-Kota Surabaya, untuk mencegah berkembangnya paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme di Jawa Timur.

Kompol Dani Teguh Wibowo, dari Tim Satgaswil Jatim Densus 88 AT Polri, seperti dirilis Tribratanews.polri.go.id, menyampaikan bahwa terorisme merupakan kejahatan luar biasa.

Teroris umumnya menggunakan kekerasan untuk mencapai motif ideologi, politik, dan gangguan terhadap keamanan nasional.

Ia juga menekankan pentingnya kewaspadaan dan kebijaksanaan dalam menggunakan media sosial untuk mencegah paparan paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan peran pendidik Pondok Pesantren dalam mencegah penyebaran paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme, serta membangun ketahanan ideologi pelajar.

Dengan demikian, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis di Pondok Pesantren dan masyarakat sekitar.

Dalam kegiatan ini, juga disampaikan pengalaman oleh mantan narapidana terorisme, Arif Fatoni, yang membagikan pengetahuannya tentang bahaya paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme, serta pentingnya pencegahan sejak dini. (HS-08)

156.647 Siswa di Sragen Ikuti PKG, Bupati : Upaya Deteksi Dini

Pipa Gas Pertamina di Subang Meledak, Dua Karyawan Luka