in

156.647 Siswa di Sragen Ikuti PKG, Bupati : Upaya Deteksi Dini

Kick off program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Sekolah, Senin (4/8/2025) di SD Negeri Sragen 3, Kecamatan Sragen. (Foto : sragenkab.go.id)

 

HALO SRAGEN – Sebanyak 156.647 siswa di Sragen, akan mengikuti program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Sekolah yang diselenggarakan Dinas Kesehatan setempat.

Kick Off kegiatan ini dilaksanakan Senin (4/8/2025) di SD Negeri Sragen 3, Kecamatan Sragen, dihadiri Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, bersama Kepala Dinas Kesehatan Udayanti Proborini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prihantomo, serta unsur Forkopimda Kabupaten Sragen.

Dalam sambutannya, Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, menyampaikan bahwa program ini merupakan upaya deteksi dini terhadap risiko kesehatan pada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

“Kita melakukan peluncuran program pemeriksaan kesehatan gratis sekolah serentak se-Kabupaten Sragen. Program ini untuk mendeteksi risiko penyakit siswa sejak dini sekaligus sebagai upaya antisipasi dan pencegahan. Harapan kita, anak-anak Sragen tumbuh sehat dan cerdas,” ujar Bupati.

Bupati menambahkan, sebanyak 156.647 siswa dari berbagai jenjang pendidikan akan mengikuti program ini, yang dilaksanakan secara serentak bersama 25 puskesmas di 20 kecamatan mulai 4 hingga 23 Agustus 2025.

Pemeriksaan kesehatan mencakup pemeriksaan tekanan darah, gigi, telinga, mata, tinggi dan berat badan, serta imunisasi bagi siswa sesuai jenjang usia dan kebutuhan medis. Di SDN Sragen 3 sendiri, kegiatan ini melibatkan 323 siswa sebagai bagian dari pelaksanaan tahap awal.

Pembangunan Nasional

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen, Udayanti Proborini, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan PKG merupakan bagian dari pelaksanaan delapan misi pembangunan nasional, khususnya pembangunan sumber daya manusia.

Program ini juga merupakan bagian dari implementasi transformasi layanan primer Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

“Untuk anak usia sekolah, PKG bertujuan mendeteksi faktor risiko kesehatan, meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya kesehatan, serta memberi informasi kepada orang tua mengenai kondisi kesehatan anak,” jelasnya.

PKG dilaksanakan melalui pendekatan siklus hidup dimulai sejak bayi baru lahir hingga lanjut usia dan pendekatan ini difokuskan pada upaya promotif dan preventif yang bersifat holistik terintegrasi dan berbasis kelompok sasaran.

“Sasaran Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Sekolah Kabupaten Sragen mencakup 156.647 siswa dari 655 SD/MI (71.739 siswa), 120 SMP/MTs (42.626 siswa), 84 SMA/SMK/MA (40.065 siswa), 11 SLB (674 siswa), dan 17 pondok pesantren (1.543 siswa),” terangnya. (HS-08)

Perempuan Desa di Sragen Didorong Jadi Pelopor Penghijauan dan Ketahanan Pangan

Densus 88 Gelar Sosialisasi Pencegahan Terorisme di Pondok Pesantren se-Kota Surabaya