HALO SEMARANG – Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang, memastikan layanan penumpang yang sempat terhenti operasionalnya imbas banjir beberapa waktu lalu, kini sudah berjalan normal kembali.
Kepala BLU UPTD Trans Semarang, Haris Setyo Yunanto mengatakan, bahwa pihaknya telah meminta operator bus yang terdampak banjir untuk melakukan perbaikan armada yang rusak.
Sebab, saat banjir beberapa waktu lalu ada lima koridor yang terganggu layanannya. Dan yang paling parah terdampak adalah koridor II, yakni Terboyo Sisemut. Bahkan, beberapa armadanya pun harus terendam air banjir selama beberapa hari.
“Ada lima koridor yakni Koridor II, III, IV, VII, lalu ada feeder 2 A, B dan C yang mayoritas melintasi Pelabuhan, Terboyo, Kaligawe dan lainnya,” katanya, Rabu (27/3/2024).
Kondisi dampak banjir yang parah, kata dia, adalah koridor II, dimana armada dari Eks Terminal Terboyo sementara lumpuh total. Sementara armada yang dari Terminal Sisemut beberapa masih beroperasi namun sampai batas aman, yakni di sekitar Hotel Metro Park View Semarang.
Haris menjelaskan, beberapa armada harus terendam di Jalan Kaligawe saat hujan deras. Bahkan, armada tersebut, sempat terendam selama tiga hari. Untuk memastikan keamanan, Haris meminta operator untuk melakukan perbaikan armada yang terdampak banjir.
“Kemarin ada sekitar 10 armada yang dilakukan perbaikan, tujuannya agar tidak mengalami kerusakan dan menjaga keamanan penumpang saat dioperasionalkan,” ujarnya.
Haris menekankan, semua armada dan koridor yang ada di Trans Semarang saat ini berjalan normal. Pihaknya terus melakukan pemantauan kepada armada yang terendam air untuk memastikan pelayanan tetap optimal. (HS-06)