HALO KENDAL – Untuk meningkatkan kunjungan wisata di Pantai Indah Kemangi (PIK) dan melestarikan Budaya Kabupaten Kendal, Forum Pengusaha Kendal (FPK) bekerja sama dengan Kodim 0715/Kendal menggelar “Bhinneka Festival Budaya Kendal 2023”, 15 – 17 September 2023.
Ketua FPK sekaligus ketua panitia , Syamsunar saat konferensi pers di Makodim 0715/Kendal menjelaskan, ada beberapa rangkaian kegiatan yang digelar dalam Bhinneka Festival Budaya Kendal 2023 yang digelar di PIK, Desa Jungsemi, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal tersebut.
“Kegiatan Bhinneka Festival Budaya Pantai Indah Kemangi Kendal 2023 digelar dengan menggandeng Kodim 0715/Kendal dan juga Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat atau PPAD,” ujar Direktur Falken UPVC tersebut.
Syamsunar memaparkan, kegiatan dimulai dengan Festival Batik Kendal, yang diisi dengan parade fashion show, lomba fashion show dan pameran batik Kendal. Kemudian ada Lomba Membatik Anak-anak “Cinta Batik Kendal” dan pencatatan rekor MURI 555 Orang Menimang Bola Takraw di PIK.
“Berikutnya juga digelar Festival Kopi Kendal, yang diisi dengan pelatihan barista, lomba cupping dan FGD. Selanjutnya juga ada Festival UMKM, yang diisi dengan bazar UMKM, lomba stand UMKM terbaik dan lomba produk unggulan UMKM,” paparnya.
Syamsunar menambahkan, selain itu juga diisi Festival Singo Barong, Lomba Fotografi (objek foto selama kegiatan festival), Talkshow/Podcast dengan tema Potensi Batik Kendal Menerobos Pasar Nasional, Potensi Kabupaten Kendal menerobos Pasar Nasional dan Internasional, serta Sinergitas UMKM dan Industri Besar dalam Menghadapi Banjirnya Produk Impor.
“Kegiatan juga diisi dengan Pelatihan Enterpreneur yang diutamakan bagi anggota Kodim Kendal dan juga istrinya, namun tidak menutup kemungkinan masyarakat umum. Ada juga Kejuaraan Terbuka Catur di tepi PIK, serta Senam Massal dan Senam Kreasi Nusantara,” imbuhnya.
Syamsunar juga menyebut, festival budaya memiliki tujuan yang berbeda-beda. Yaitu ada yang bertujuan untuk hiburan dan edukasi, menyatukan berbagai komunitas di dalam masyarakat, serta bertujuan untuk promosi usaha.
“Selain itu, melalui festival yang digelar di Pantai Indah Kemangi tersebut, bisa mempromosikan objek wisata, dan juga memberikan edukasi kepada wisatawan, supaya mengetahui dan mengenal budaya yang khas dari Kabupaten Kendal,” jelasnya.
Untuk itulah, Syamsunar berharap kepada awak media untuk ikut berperan dalam mempublikasikan dan menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Karena potensi alam suatu daerah akan semakin dikenal oleh masyarakat luas lewat penyelenggaraan festival. Kemudian potensi alam tersebut selanjutnya mendukung peningkatan ekonomi di sektor pariwisata. Dan itu bisa tersampaikan berkat bantuan panjenengan semua,” ungkapnya.
Sementara itu Dandim 0715/Kendal, Letkol Inf Jenry Polii dalam kesempatan tersebut mengatakan, sebagai penanggung jawab keamanan di wilayah teritorial Kendal, pihaknya mendukung sepenuhnya kegiatan Bhinneka Festival Budaya 2023, yang akan digelar di PIK Kendal.
Menurut Dandim, semakin majunya teknologi dan memasuki era globalisasi, manfaat diadakan acara festival budaya adalah untuk memperkaya pengetahuan masyarakat tentang seni budaya modern, serta mengembangkan seni budaya lokal untuk dipromosikan.
Dandim menekankan, tujuan diselenggarakannya Bhinneka Festival Budaya 2023, juga berperan dalam usaha untuk mengangkat potensi ekonomi lokal di Kendal. Misalnya, dengan menjual produk lokal yang bisa ditawarkan pada saat pelaksanaan festival berlangsung.
“Festival ini memiliki tujuan yang kuat untuk mempromosikan tradisi dan budaya yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Dengan fokus pada kemandirian, festival diharapkan menjadi contoh inspiratif tentang bagaimana sebuah komunitas mampu mengatur dan mengelola peristiwa budaya dengan baik,” tandasnya.
Letkol Inf Jenry Polii berharap, dengan digelarnya festival budaya juga dapat menjauhkan anak-anak muda dari hal-hal yang bersifat negatif seperti tawuran yang belakangan ini sering terjadi di Kendal.
“Meskipun festival baru pertama kali diadakan di Kendal, diharapkan dapat menghindarkan generasi muda dari perilaku yang menyimpang. Salah satunya yaitu tawuran. Karena itu sangat membahayakan untuk diri sendiri dan juga orang lain,” ungkapnya.(HS)