in

Pertama Kali, Bendera Merah Putih 1.000 Meter Membentang di Trowongan Ijo Kebumen

 

HALO KEBUMEN  – Masyarakat di Kecamatan Rowokele, Kabupaten Kebumen punya cara unik merayakan HUT Ke-78 Kemerdekaan RI.

Mereka membentangkan bendera putih sepanjang 1.000 meter, di kawasan bersejarah, Terowongan Kereta Api Ijo, Desa Bumiagung, belum lama ini.

Pembentangan bendera merah putih sepanjang 1.000 meter itu, dilakukan oleh lebih dari 500 relawan, yang merupakan warga sekitar dan juga pelajar di Kacamatan Rowokele.

Acara tersebut dihadiri pula oleh Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dan Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih.

Proses pembentangan bendera merah putih sepanjang 1.000 meter, diawali dengan penyerahan secara simbolis oleh Wagiman, selaku ketua panitia kepada Bupati.

Selanjutnya, secara estafet bendera merah putih diteruskan kepada relawan, yang telah mengisi posisi masing-masing di sepanjang lintasan real kereta api yang sudah tidak terpakai.

Ini adalah pertama kali bendera dengan panjang 1.000 meter dibentangkan di Kabupaten Kebumen.

Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto, dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan tersebut, karena diadakan di tempat yang bersejarah.

“Acara spektakuler ini merupakan suatu kegiatan yang menyatukan semua elemen masyarakat untuk hadir. Tentunya banyak sekali nilai sejarah yang ada di Terowongan Ijo, minimal tetesan keringat para pekerja saat membangunnya,” kata Bupati, seperti dirilis kebumenkab.go.id.

Dengan adanya kegiatan ini, tutur Bupati, diharapkan dapat membangkitkan jiwa nasionalisme dan patriotisme bagi masyarakat, sehingga bisa lebih mencintai bangsa dan negaranya.

Sementara itu, Camat Rowokele, Katut Waluyo mengatakan tujuan dari acara pembentangan bendera merah putih di atas Terowongan Ijo tidak lain karena terowongan tersebut merupakan ikon dari Kecamatan Rowokele.

“Terowongan Ijo punya arti sejarah bagi masyarakat khususnya Desa Bumiagung. Maka, kecamatan berkolaborasi dengan desa dan berbagai pihak untuk mengadakan acara ini dengan maksud untuk membangkitkan jiwa nasionalisme dan patriotisme. Selain itu juga untuk mengenalkan dan memelihara nilai sejarah yang ada di Terowongan Ijo,” kata Katut.

Terowongan Ijo merupakan terowongan kereta terpanjang kelima yang menghubungkan antara Stasiun Ijo dengan Stasiun Gombong.

Nama “Ijo” diambil dari nama sungai yang lokasinya tidak jauh dari terowongan tersebut.

Dengan panjang 580 meter, terowongan ijo memiliki 2 terowongan yaitu lama dan baru. Terowongan lama telah beroperasi selama kurang lebih 130 tahun.

Di sisi barat terowongan lama juga terdapat Stasiun Ijo lama, yang berada di selatan rel kereta.

Untuk terowongan baru, mulai beroperasi tahun 2020 sebagai bagian dari proyek rel ganda lintas selatan Jawa.

Bersamaan dengan itu, dibangun juga Stasiun Ijo yang baru, dengan lokasi di utara rel kereta dan lebih ke arah barat dari stasiun lama. (HS-08)

Meriah, Karnaval 17-an di Kecamatan Wonosegoro Boyolali

Siapkan Aspirasi, Ikatan Disabilitas Purworejo Gelar Musrenbang Tematik Difabel