HALO SEMARANG – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah agar lebih serius dalam menerapkan manajemen risiko dalam setiap perencanaan pembangunan infrastruktur dan proyek strategis daerah.
Ia menekankan pentingnya identifikasi dan mitigasi risiko sejak awal agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.
“Setiap pembangunan, terutama infrastruktur berskala besar, harus direncanakan dengan matang dan memperhatikan potensi risiko yang mungkin muncul. Jangan sampai ada masyarakat yang dirugikan karena kelalaian dalam proses perencanaan,” ujar Heri.
Menurutnya, manajemen risiko tidak boleh dianggap sebagai formalitas semata, melainkan bagian penting dari tata kelola proyek yang baik. Risiko sosial, lingkungan, hingga ekonomi harus dipetakan dengan jelas dan diantisipasi dengan strategi yang tepat.
“Kita tidak ingin pembangunan jalan, bendungan, atau proyek strategis lainnya justru menimbulkan masalah baru seperti penggusuran tanpa solusi, kerusakan lingkungan, atau konflik sosial,” tegasnya.

Heri mencontohkan beberapa proyek infrastruktur di berbagai daerah yang menimbulkan protes masyarakat akibat kurangnya komunikasi dan pemetaan dampak sejak awal. Ia berharap hal tersebut tidak terjadi di Jawa Tengah.
“Sebelum membangun, pemerintah harus terbuka kepada masyarakat. Libatkan warga sejak tahap perencanaan, dan pastikan bahwa semua pihak paham akan risiko dan solusi yang disiapkan,” ungkap politisi Partai Gerindra tersebut.
Ia juga meminta agar setiap dokumen perencanaan pembangunan memuat kajian risiko secara komprehensif, termasuk rencana tanggap darurat jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Pendekatan partisipatif dan transparan, kata Heri, adalah kunci untuk membangun kepercayaan publik dan menciptakan pembangunan yang berkelanjutan.
Sebagai wakil rakyat, Heri menegaskan bahwa DPRD akan terus mengawal proses pembangunan agar berpihak kepada kepentingan masyarakat dan tidak meninggalkan masalah di kemudian hari.
“Kita semua ingin pembangunan berjalan lancar dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat. Tapi jangan lupa, pembangunan juga harus aman, adil, dan berkelanjutan,” pungkasnya.(HS)