HALO SEMARANG – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk lebih aktif melibatkan pemuda dalam pengembangan sektor ekonomi kreatif.
Menurutnya, potensi besar di bidang ini belum digarap secara optimal dan membutuhkan inovasi serta peran aktif generasi muda.
“Jawa Tengah memiliki banyak kekayaan budaya, seni, kuliner, kriya, dan potensi lokal lainnya yang bisa dikembangkan menjadi produk ekonomi kreatif unggulan. Untuk itu, peran anak muda sangat krusial,” ujar Heri di Semarang.
Ia menilai, keterlibatan pemuda tidak hanya akan menghadirkan ide-ide segar dan inovatif, tetapi juga menjadi salah satu solusi untuk mengatasi pengangguran dan memperkuat ekonomi daerah.
Namun demikian, pihaknya menekankan pentingnya pendampingan dari pemerintah agar para pelaku ekonomi kreatif muda mendapatkan bimbingan, pelatihan, serta akses permodalan yang memadai.
“Anak-anak muda ini butuh pendampingan yang nyata. Jangan hanya dilibatkan secara simbolis. Mereka harus diberi ruang, pelatihan, akses pasar, hingga dukungan teknologi agar ide-ide mereka bisa tumbuh dan bersaing,” tegasnya.

Heri juga menyarankan agar pemerintah provinsi bekerja sama dengan kampus, komunitas kreatif, pelaku usaha lokal, dan lembaga keuangan untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif yang sehat dan inklusif.
Menurut politisi Partai Gerindra tersebut, banyak daerah di Jawa Tengah yang memiliki potensi lokal unik yang bisa diangkat menjadi produk kreatif bernilai tinggi.
“Di setiap daerah ada potensi. Mulai dari batik, kerajinan bambu, tenun, musik tradisional, hingga kuliner khas. Jika dikelola dengan strategi yang baik dan melibatkan pemuda, ini bisa menjadi penggerak ekonomi baru yang berbasis kearifan lokal,” kata dia.
Lebih lanjut pihaknya siap mendukung kebijakan anggaran dan regulasi yang berpihak pada pengembangan ekonomi kreatif di Jawa Tengah, terutama yang melibatkan generasi muda.
“Pemuda adalah aset masa depan. Kalau mereka diberdayakan sejak sekarang, maka dampaknya akan sangat besar untuk pembangunan daerah ke depan,” pungkasnya.(HS)