in

Usai Lebaran, Rumah Bantuan Dampak Banjir Bandang Patebon Kendal Ditarget Bisa Ditempati

Salah satu warga penerima bantuan pembangunan rumah dampak banjir bandang di Patebon Kendal.

HALO KENDAL – Perbaikan rumah-rumah yang roboh akibat banjir bandang di Desa Kebonharjo, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal ditarget rampung dan bisa ditempati pada Lebaran nanti.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kendal, Muhammad Nur Hasyim.

Dikatakan, berdasarkan data dari Perkim Kendal, ada tujuh rumah yang dibangun kembali karena kondisinya hancur. “Selain itu ada sepuluh rumah yang harus direhab, karena kondisinya rusak,” bebernya, Jumat (28/3/2025).

Nur Hasyim mengungkapkan, saat ini progres pembangunan rumah terdampak banjir di Dusun Babadan, Desa Kebonharjo, Kecamatan Patebon sudah tahap finishing.

Dirinya juga berharap, para pemilik rumah sudah bisa menempati pada saat Lebaran nanti. “Insya-Allah penerima bantuan akan mulai menempati rumahnya saat Lebaran nanti,” ungkapnya.

Nur Hasyim menjelaskan, anggaran untuk pembangunan rumah yang roboh berasal dari dana Bantuan Tak terduga (BTT) sebanyak tujuh rumah.

Kemudian bantuan untuk rehab rumah rusak berasal dari Baznas Kendal sebanyak sepuluh unit rumah.

“Bantuan dari BTT masing-masing Rp 50 juta berupa material dan upah tukang, sedangkan bantuan rehab rumah dari Baznas tergantung kondisi kerusakan, maksimal Rp 20 juta,” jelas Nur Hasyim.

Sementara salah seorang warga penerima bantuan, Siti Munyanah mengaku senang melihat rumahnya sudah dibangun kembali.

Ia pun sudah bersiap-siap menempati rumahnya pada Lebaran nanti. “Terima kasih banyak kepada Ibu Bupati dan Bapak Wakil Bupati Kendal,” ungkapnya.

Ketua Komisi C DPRD Kendal, Sisca Meritania menyambut baik dan mengapresiasi gerak cepat dari Perkim Kendal dalam penyelesaian pembangunan rumah-rumah yang rusak akibat banjir bandang di Patebon.

“Harapannya, warga korban banjir kondisinya bisa pulih kembali, dengan menempati rumah baru, maka bisa kembali beraktivitas secara normal seperti sedia kala,” ujarnya.(HS)

Kapolri Pantau Mudik di GT Kalikangkung Semarang, Minta Personel Waspada Lonjakan Arus

Harmoni Piano Klasik Sambut Pemudik di Stasiun Semarang Tawang