HALO KENDAL – Untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa, Pemerintah Kabupaten Kendal terus berupaya meningkatkan transparansi dengan meluncurkan terobosan baru “Top Ges Pesanku”, atau Transformasi Platform Google Sheets dalam Pembinaan dan Pengawasan Keuangan Desa.
Program inovasi “Top Ges Pesanku” dilaunching oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kabupaten Kendal, Suharjo mewakili Bupati Kendal, di Aula Kantor Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal, Jumat (18/7/2025).
Peluncuran “Top Ges Pesanku” juga turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Kendal, kepala desa, jajaran perangkat desa, pendamping desa, tim efektif inovasi kecamatan serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Suharjo menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap inovasi yang dikembangkan oleh Kecamatan Pegandon. Ia menyebutkan bahwa program ini merupakan langkah konkret dalam mewujudkan pemerintahan desa yang terbuka, profesional, dan partisipatif.
“Melalui platform Google Sheets yang sederhana namun efektif, desa-desa di Pegandon kini memiliki alat pengawasan keuangan yang real time, transparan, dan bisa diakses secara kolaboratif. Ini adalah contoh nyata digitalisasi pelayanan publik yang tumbuh dari akar,” ujarnya.
Suharjo menambahkan, program “Top Ges Pesanku” dirancang untuk membantu pemerintah kecamatan dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap laporan keuangan desa secara efisien.
“Melalui integrasi data ke dalam sistem berbasis Google Sheets, pihak kecamatan dapat memantau progres realisasi APBDes, pelaporan keuangan, serta memberikan pembinaan secara langsung kepada desa dengan lebih cepat dan tepat sasaran,” imbuhnya.
Sementara Camat Pegandon, Junaedi dalam kesempatan yang sama menyampaikan, bahwa inovasi “Top Ges Pesanku” merupakan bagian dari komitmen pihaknya untuk memperbaiki tata kelola desa secara menyeluruh.
“Top Ges Pesanku bukan sekadar aplikasi, tapi merupakan budaya kerja baru yang mendorong keterbukaan, kolaborasi, dan tanggung jawab bersama antara desa, kecamatan, dan masyarakat,” kata Junaedi.
Program “Top Ges Pesanku” juga mendapatkan dukungan penuh dari para kepala desa yang menyambut baik sistem baru tersebut. Dengan dashboard visual dan kemudahan input data, pemerintah desa merasa lebih terbantu dalam menyusun dan mempertanggungjawabkan secara berkala. (HS-06)