in

Bidpropam Polri Akan Panggil Pengemudi Wanita Diduga Pakai SIM Biru

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin. (Foto : Tribratanews.polri.go.id)

 

HALO SEMARANG – Polda Metro Jaya telah menemukan identitas pengemudi yang dikabarkan menggunakan Surat Izin Mengemudi (SIM) berwarna biru. Namun, belum disebutkan identitas pengemudi wanita tersebut.

“Sudah (diketahui identitasnya),” ungkap Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol  Komarudin, Sabtu (19/7/25), seperti dirilis tribratanews.polri.go.id.

Ia menerangkan, langkah selanjutnya yang akan dilakukan adalah mengundang pengemudi tersebut, untuk proses di Bidpropam Polda Metro Jaya.

Diketahui, proses di Bidpropam ini dilakukan untuk memastikan benar-benar tidak adanya pelanggaran setelah anggota menyetop pengemudi tersebut.

“Nanti kami minta Bidpropam Polda untuk undang klarifikasi,” ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin mengatakan pihaknya mendalami Surat Izin Mengemudi (SIM) biru yang digunakan wanita pengemudi Xpander di Tol JORR Km 17.

Peneriksaan SIM pengemudi tersebut viral di media sosial karena anggota yang salah menyebut menjadi SIM Jakarta.

Berdasarkan pengakuan anak buahnya yang viral, SIM wanita itu nampak bukan SIM keluaran Polri.

“Karena pada saat itu malam hari, anggota kami tidak begitu jelas melihat SIM. Hanya bentuknya memang hampir sama ukurannya hampir sama dengan SIM. Namun, warnanya berbeda,” jelasnya, Jumat (18/7/25).

Berdasarkan pengakuan anggota yang belakangan diketahui bernama Bripka Tarmono itu, bentuk SIM yang ditunjukkan mirip dengan SIM resmi, namun warnanya kebiruan, bukan putih seperti SIM Polri.

SIM itu diduga serupa dengan yang dikeluarkan oleh Polisi Militer (POM) TNI untuk keperluan mengemudi kendaraan dinas.

“SIM kita putih, tapi ini warnanya agak kebiruan. Kalau setahu kami, SIM biru itu adalah SIM yang dikeluarkan oleh POM TNI untuk mengendarai kendaraan dinas TNI,” ungkapnya. (HS-08)

15 Tahun RSUD Gemolong, Bupati Sragen Resmikan Bangsal Baru dan Layanan Cuci Darah

Tingkatkan Transparansi Pengelolaan Keuangan Desa di Kendal, ‘Top Ges Pesanku’ Diluncurkan