HALO BLORA – Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Edy Wuryanto mengingatkan warga untuk berhati-hati dalam mengonsumsi makanan.
Hal itu disampaikan Edy Wuryanto, dalam acara edukasi dan sosialisasi bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, terkait keamanan pangan, Minggu (4/6/2023), di Cepu.
Sebelumnya, Edy Wuryanto memantau pelaksanaan pengambilan dan pengujian sampel makanan oleh BPOM, di Pasar Mulyorejo dan Kapuan.
Hasil dari pengujian itu, beberapa sampel makanan ternyata mengandung pewarna pakaian, zat yang sebenarnya berbahaya bagi kesehatan manusia.
“Kita bicara tentang pengawasan obat dan makanan. Apa yang kita makan bisa menimbulkan kesehatan, dan juga bisa menimbulkan penyakit. Maka kita bersama BPOM pada hari ini ingin menyampaikan edukasi terkait hal tersebut pada panjenengan,” kata Edy Wuryanto, saat membuka kegiatan di Lapangan Bina Taruna, Desa Kapuan.
Disampaikan, kandungan zat-zat berbahaya seperti pewarna pakaian, tidak boleh ada dalam makanan.
Pasalnya apabila makanan tersebut dikonsumsi terus menerus, bisa mengakibatkan penyakit hingga kerusakan organ tubuh.
Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyambut baik kegiatan edukasi tersebut.
Pihaknya mengungkapkan bahwa asupan makanan yang sehat merupakan salah satu hal penting, agar tercipta keluarga yang sehat dan SDM yang unggul.
“Berawal dari asupan makanan yang baik, ini penting untuk menciptakan SDM Kabupaten Blora yang unggul dan berdaya saing, saya maturnuwun ke Pak Edy dan BPOM yang sudah memberikan ilmu kepada masyarakat di desa Kapuan, Gadon, dan Sumberpitu, terkait pentingnya pengawasan obat dan makanan yang sehat,” terang Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati.
Disampaikan, bahwa seluruh pihak harus bekerjasama untuk mewujudkan SDM Blora yang unggul dan berdaya saing, karena pemerintah pusat berharap di 2045 kita punya generasi emas.
Lewat kegiatan ini, Ia berharap agar masyarakat bisa lebih selektif, serta memiliki kesadaran akan pentingnya mengkonsumsi produk makanan maupun obat-obatan yang sehat dan tidak memiliki kandungan zat yang berbahaya bagi tubuh.
“Terkadang karena kita tidak tahu bisa jadi kita belanja beli makanan yang tidak sehat, yang suka belanja online juga agar diperhatikan. Harapanya dengan hadirnya BPOM ini, menyampaikan edukasi, bisa menambah wawasan kita agar bisa membedakan mana produk yang baik atau berbahaya untuk kesehatan kita,” kata Wabup, yang akrab dipanggil Mbak Etik itu. (HS-08)