MENENGOK kembali sekitar tahun 1990 -an atau 1992, suasana Kota Semarang terlihat keramaian lalu lalang kendaraan melintas di kawasan Simpanglima. Saat itu didominasi angkutan kota (angkot) dan beberapa kendaraan pribadi yang belum sepadat sekarang. Gedung-gedung bertingkat di kawasan strategis ini, dulunya juga belum sebanyak seperti saat ini. Sebagai pusat bisnis maupun wajah kota.
Pada waktu itu, nampak ada sebuah lahan kosong, sepertinya akan dibangun sebuah gedung hotel dan mal. Yang kini ternyata menjadi bangunan Mal Ciputra dan Hotel Ciputra Semarang. Sebelum menjadi bangunan pusat perbelanjaan dan serbaguna, dulunya di lahan itu berdiri Gelanggang Olahraga (GOR) Pancasila Simpanglima. Selain kegiatan olahraga, GOR Pancasila Simpanglima sering dipakai untuk kegiatan hiburan seperti konser dan pameran.
“Tanah kosong ini bekas GOR. Pada waktu itu akan dibangun Hotel Ciputra,” tulis pada caption video di channel youtube wisataloka Melongok Dari Atas Kota Semarang 1992 Dalam Kenangan.
Sekitar tahun 1990- an, PT Karya Andarila selaku pengawas bertugas membongkar GOR tersebut. Dan merelokasi fungsi olahraga ke GOR Jatidiri di daerah Gajahmungkur yang dibangun pada tahun 1991.
Setelah beberapa tahun pembangunan, Mal Ciputra Semarang dibuka pada 2 Desember 1993. Sedangkan pembukaan Hotel Ciputra, yang berada disampingnya menyusul selang dua tahun setelah mal itu beroperasi, yakni pada 5 Desember 1995. Bahkan, hotel yang baru saja berulang tahun ke- 28 tahun tersebut, kerap dan menjadi jujugan wisatawan yang ingin berwisata ke Kota Semarang.
Salah satu warga, yang juga jurnalis media online, Subagyo mengatakan, dulunya gedung Mal Ciputra adalah gedung olahraga (GOR). Dirinya sempat mencoba fasilitas di GOR tersebut waktu itu.
“Dulu bangunan GOR itu luas dan di dalamnya ada fasilitas lapangan untuk bulutangkis dan olahraga lainnya juga. Sekitar tahun 1990- an, GOR masih berfungsi, serta sekaligus untuk kegiatan hiburan masyarakat, untuk konser musik dan event pameran lainnya,” katanya, baru-baru ini.
Mal dan Hotel Ciputra Semarang didesain versi mini dari mal dan hotel Ciputra Jakarta. Dan di dalam Mal Ciputra sendiri, terdapat banyak gerai dari sejumlah produk dan jasa yang ditawarkan. Mulai dari gerai pakaian, kuliner, swalayan, dan bioskop serta lainnya.
Sedangkan Hotel Ciputra Semarang merupakan salah satu hotel berbintang di Kota Semarang dengan memiliki 12 lantai (3 lantai untuk pusat perbelanjaan, dan 9 lantai untuk hotel. Fasilitas Mal Ciputra gedung parkir, toilet, Musala, dan juga terhubung dengan Plaza Simpanglima oleh sebuah jembatan sentra kuliner yang dibangun pada 2005. (HS-06)