in

KPU Kota Semarang Mulai Lakukan Sortir Lipat Surat Suara Pemilu 2024

Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom, baru -baru ini.

HALO SEMARANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang mulai melakukan proses sortir lipat surat suara untuk Pemilu 2024. KPU Kota Semarang mengerahkan 105 tim untuk melakukan proses sortir lipat dengan masing-masing tim sebanyak lima orang.

Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom mengatakan, setiap orang yang melakukan sortir lipat dilakukan pemeriksaan oleh petugas kepolisian sebelum masuk gudang logistik KPU Kota Semarang. Mereka dipastikan tidak membawa benda tajam, barang berbahaya, pulpen, handphone, dan barang lain yang bisa merusak surat suara.

Lanjut dia, setiap petugas sortir lipat harus memastikan surat suara dalam keadaan baik. Jika terdapat surat suara rusak, petugas sortir lipat harus melaporkan kepada petugas KPU.

“Kami fokus memastikan surat suara dalam keadaan baik. Mereka harus membuka, melihat apakah gambar ada yang buram, warna salah, ada yang bolong, dan sebagainya. Setelah dilakukan sortir, kemudian dilipat,” jelas Nanda, sapaannya, Kamis (4/1).

Nanda melanjutkan, satu tim ditarget sebanyak 3.000 surat suara per harinya. Diprediksi, proses sortir lipat akan selesai dalam waktu 15 hari ke depan. Sebelumnya, KPU telah memberikan video tutorial cara sortir dan melipat surat suara yang benar.

Terkait honor, KPU memberikan honor setiap tim berdasarkan jumlah surat suara yang dilipat. Besaran honor setiap jenis surat suara berbeda.

“Ada indeksnya untuk masing-masing surat suara. Hari ini sortir lipat untuk surat suara DPRD Provinsi. Untuk honor per surat suara DPR/DPRD yaitu Rp 400 per lembar,” jelas Nanda.

Pelaksanaan sortir lipat, lanjut Nanda, dilakukan hingga pukul 16.00 WIB. Namun, pada hari pertama Rabu (3/1) kemarin, pihaknya masih menganalisa apakah waktu tersebut terlalu lama atau justru terlalu cepat.

Sedangkan terkait pengamanan dilakukan secara ketat selama proses sortir lipat. Tempat istirahat, ibadah, dan toilet berada di luar gudang logistik. Setiap petugas sortir lipat masuk dan keluar ruangan dicek oleh petugas kepolisian. Mereka dilarang membawa logistik Pemilu 2024.

“Termasuk, ketika mereka keluar digeledah lagi, apakah mereka membawa barang-barang yang seharusnya tetap di gudang,” ujarnya.

Pihak kepolisian dan Bawaslu turut mengawasi proses sortir lipat. Area gudang juga telah dilengkapi Closed Circuit Television (CCTV). Bahkan, KPU juga memiliki tim pengawas yang mengawasi proses sortir lipat surat suara. (HS-06)

 

Prakiraan Cuaca Semarang dan Sekitarnya, Kamis (4/1/2024)

Sejarah Hotel Ciputra Semarang, Dulunya Bekas GOR Pancasila