in

Sebelum Wisuda, 40 Persen Lulusan PEM Akamigas Cepu Diserap Industri

Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-55 Program Sarjana Terapan Tahun Akademik 2025/2026, Gedung Graha Oktana, Cepu, belum lama ini. (Foto : blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas, menggelar pengukuhan 207 wisudawan, dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-55 Program Sarjana Terapan Tahun Akademik 2025/2026, Gedung Graha Oktana, Cepu, belum lama ini.

Dari seluruh lulusan tersebut, sebanyak 40 persen di antaranya bahkan sudah mengantongi kontrak kerja di berbagai perusahaan energi dan migas terkemuka, sebelum upacara wisuda diselenggarakan.

Direktur PEM Akamigas Cepu, Dr Erdila Indriani SSi MT, mengemukakan angka 40 persen tersebut lebih tinggi dibanding angka serapan kerja 2025 sebesar 27 persen. Hal ini berkat strategi kurikulum adaptif yang agresif.

Erdila Indriani juga mengatakan keberhasilan ini juga ditopang oleh konsistensi penerapan konsep Integrasi Pendidikan Vokasi, dengan Industri melalui skema komprehensif 8+I Link and Match.

“Sinergi kami dengan dunia industri tidak lagi sekadar formalitas di atas kertas kerja. Industri terlibat aktif sejak awal: mulai dari penyusunan kurikulum berbasis kebutuhan riil, pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning), pelibatan praktisi industri sebagai dosen tamu, hingga kewajiban magang industri minimal satu semester penuh,” kata Dr Erdila, seperti dirilis blorakab.go.id.

Mahasiswa juga wajib mengantongi sertifikasi kompetensi berstandar industri sebelum lulus.

Di sisi internal, para dosen juga secara berkala dikirim untuk mengikuti on the job training guna memperbarui pemahaman teknologi teranyar yang sedang berkembang di lapangan.

Secara rinci, 207 wisudawan yang dikukuhkan berasal dari lima program studi, yaitu Teknik Produksi Minyak dan Gas sebanyak 28 lulusan, Teknik Pengolahan Minyak dan Gas 66 lulusan, Teknik Mesin Kilang 36 lulusan, Teknik Instrumentasi Kilang 37 lulusan, dan Logistik Minyak dan Gas 40 lulusan.

Dari aspek pembiayaan studi, profil mahasiswa PEM Akamigas sangat variatif, didominasi jalur mandiri sebesar 72,8 persen, kerja sama industri sebesar 20,4 persen, kerja sama pemerintah daerah sebesar 5,8 persen, dan jalur beasiswa Kementerian ESDM sebesar 1 persen.

Sidang senat kali ini melahirkan 85 lulusan berpredikat cum laude. Namun, sorotan utama tertuju pada Achmad Rendy Dwi Yulianto, lulusan Program Studi Teknik Pengolahan Minyak dan Gas.

Rendy merupakan putra asli Cepu dan alumnus SMA Negeri 1 Cepu ini, dinobatkan sebagai wisudawan terbaik institusi dengan raihan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) nyaris sempurna, yaitu 3,90.

Bupati Blora, H Arief Rohman, secara khusus memberikan apresiasi tinggi kepada Rendy, yang dia nilai berhasil membuktikan bahwa talenta lokal mampu bersaing di level tertinggi nasional.

“Secara khusus saya mengucapkan selamat kepada Achmad Rendy Dwi Yulianto. Prestasi luar biasa sebagai putra asli Cepu ini harus menjadi pemantik inspirasi bagi seluruh generasi muda di Kabupaten Blora. Ini bukti nyata bahwa jika kita tekun dan berani bermimpi besar, anak daerah mampu berdiri setara bahkan melampaui standar nasional,” kata Bupati Arief.

Rendy, yang kuliah melalui skema beasiswa penuh dari Kementerian ESDM, mengungkapkan rasa syukurnya dan menaruh harapan besar untuk masa depan tanah kelahirannya.

“Saya sangat berterima kasih atas kesempatan beasiswa penuh ini. Ilmu yang saya dapatkan di PEM Akamigas ini akan saya dedikasikan kembali untuk kemajuan bangsa, dan tentu saja untuk memberikan kontribusi terbaik bagi Kabupaten Blora,” ucap Rendy haru.

Apresiasi dari Kementerian ESDM dan Tantangan Inovasi

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Ahmad Erani Yustika dalam pidato ilmiahnya turut melempar pujian hangat kepada kepemimpinan Bupati Blora yang dinilai sangat suportif terhadap pengembangan pendidikan sektor energi di wilayahnya.

“Sebelum memulai, saya ingin berterima kasih secara khusus kepada sahabat lama saya, Bupati Blora Dr H Arief Rohman, salah satu bupati paling superaktif di Indonesia, beserta seluruh jajaran Forkopimda Blora atas dukungannya yang luar biasa bagi ekosistem PEM Akamigas,” kata Ahmad Erani.

Selanjutnya, dia mengingatkan para wisudawan bahwa dinamika sektor energi global saat ini menuntut kelincahan berpikir yang tinggi akibat disrupsi teknologi dan tuntutan transisi energi.

“Dunia berubah sangat cepat dan diakselerasi oleh inovasi pengetahuan. Kita tidak bisa lagi hanya membusungkan dada atas kepemilikan cadangan sumber daya alam tanpa dikelola dengan teknologi, sains, dan kreativitas yang mumpuni. Pengetahuan hari ini hanyalah fondasi awal, tantangan sesungguhnya adalah bagaimana Anda terus berinovasi di industri kelak,” tegas Sekjen ESDM tersebut.

Target 4.500 Mahasiswa

Melengkapi prestasi kelulusan mahasiswanya, PEM Akamigas secara kelembagaan juga melaporkan rapor hijau sepanjang tahun akademik 2025/2026.

Seluruh program studi kini telah menyandang akreditasi Unggul dari LAM Teknik PII, ditopang laboratorium yang terakreditasi ISO 17025.

Dari aspek tata kelola organisasi, kampus ini berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) serta meraih peringkat terbaik pertama dalam Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA), lengkap dengan skor Indeks Kepuasan Masyarakat yang memuaskan di angka 3,68.

Menatap masa depan, PEM Akamigas telah mencanangkan roadmap ekspansif. Pada tahun akademik 2026/2027, jumlah mahasiswa tercatat sebanyak 1.543 orang, dan ditargetkan melonjak signifikan hingga 4.500 mahasiswa pada tahun 2030.

Guna menyokong target tersebut, pihak kampus tengah mempercepat pembangunan laboratorium terpadu di atas lahan seluas 12 hektare di kawasan Nglajo, mempersiapkan pembukaan program studi baru yang relevan dengan energi terbarukan, serta memperluas jejaring kerja sama internasional demi mencetak global talenta yang siap mengawal kemandirian energi nasional.  (HS-08)

 

 

Pemkab Pati Dorong Tegalombo Jadi Percontohan Pertanian Modern

Wabup Banjarnegara Ajak Pramuka Saka Bakti Husada Masifkan Edukasi Pangan Aman Bergizi