HALO BANYUMAS – Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, meyakini ide-ide besar justru sering lahir dari ruang diskusi yang terbuka.
Hal tersebut dia katakan saat membuka kegiatan Ngobrol Inspiratif Bersama Anak Muda, yang digelar oleh Gerakan Solusi Indonesia (GSI), dalam rangkaian Roadshow Nasional di Kabupaten Banyumas, baru-baru ini.
Forum yang digelar Pendopo Si Panji Purwokerto ini, menjadi wadah pertemuan anak-anak muda dalam ruang diskusi untuk saling bertukar pengalaman dan memperluas wawasan.
Hadir sebagai narasumber, Ketua Komisi Kejaksaan RI Pujiyono Suwadi; Pemerhati Pembangunan Jateng, Zulkifli Gayo; Local Hero Banyumas (Pendiri Otim Group Indonesia, Mohamad Nurhotim; Petani Milenial Akhmad Sobirin; dan perwakilan Bank Jateng.
Di hadapan para anak muda, Sadewo memberi motivasi kepada para peserta, agar tidak merasa terbatas hanya karena usia yang masih muda.
‘’Jangan pernah merasa bahwa usia muda membuat kalian belum mampu berbuat banyak. Justru banyak perubahan besar lahir dari keberanian anak-anak muda yang mau mencoba dan belajar,’’ kata dia, seperti dirilis banyumaskab.go.id.
Dengan dihadirkannya, para local hero Banyumas yang berbagi pengalaman perjalanan mereka dalam membangun usaha dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sadewo berujar, kisah para pelaku inspiratif tersebut menjadi bukti bahwa keberhasilan tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar.
“Ada yang memulai dari usaha kecil, ada yang berangkat dari kepedulian kepada petani, ada yang membangun usahanya dengan penuh perjuangan hingga akhirnya mampu membuka lapangan pekerjaan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Semoga kisah-kisah tersebut menjadi inspirasi bagi anak-anakku semua,” tuturnya.
Sadewo juga menekankan, Pemerintah Kabupaten Banyumas terus berkomitmen mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, inovatif, mandiri, dan berdaya saing.
Hal tersebut sejalan dengan Trilas Program Banyumas, yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia serta penguatan ekonomi masyarakat.
“Kami ingin semakin banyak anak muda Banyumas yang berani menjadi pengusaha, inovator, petani modern, pegiat ekonomi kreatif, maupun pelopor di bidang sosial. Masa depan Banyumas tidak hanya ditentukan oleh pemerintahnya, tetapi juga oleh kualitas generasi mudanya,”tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Kejaksaan Purwokerto, Slamet Jaka Mulyana juga berujar, menjadi generasi muda yang inspiratif bukan hanya tentang prestasi, tetapi juga tentang memiliki integritas, karakter yang kuat, kepedulian sosial, serta keberanian untuk melakukan hal yang benar.
‘’Di tangan para pemuda akan lahir pemimpin, inovator, pendidik hukum, akademisi, pengusaha, dan tokoh masyarakat yang akan menentukan arah perjalanan bangsa di masa mendatang,’’tuturnya.
Lebih lanjut, Slamet juga mengajak para anak muda untuk bersama-sama membangun Indonesia yang lebih maju dengan melahirkan generasi yang cerdas, kreatif, inovatif, dan taat hukum.
‘’Sebab bangsa yang kuat tidak hanya dibangun oleh kecerdasan, tetapi juga oleh karakter dan integritas warganya,’kata dia. (HS-08)


