HALO SEMARANG – Menyambut HUT Kemerdekaan RI ke- 78, Objek Wisata Semarang Zoo bekerja sama dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika SMP Kota Semarang menggelar event Lomba Matemardika Trails Berbasis Aplikasi Math City Map (MCM) antar-pelajar SMP se-Kota Semarang. Kegiatan tersebut akan digelar di Semarang Zoo pada Rabu (9/8/2023).
Direktur Semarang Zoo, Choirul Awaludin mengatakan, pihaknya menyambut positif acara ini, dengan mengajak beberapa sekolah SMP se-Kota Semarang berkompetisi matematika berbasis aplikasi Math City Map. Sebab, melalui kegiatan di Semarang Zoo ini, tidak hanya wahana pendidikan biologi dan pengenalan edukasi satwa semata yang bisa diajarkan.
“Ini akan memberikan peluang kepada sekolah, selain sarana belajar kita tawarkan sisi wisatanya. Sekaligus memeriahkan untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-78,” terangnya, Senin (31/7/2023).
Diharapkan, peserta bisa belajar di alam terbuka dan mengenal lingkungan sekitar, tidak hanya mendapatkan teori di dalam kelas saja. “Di lokasi wisata ini bisa juga rekreasi dengan melihat kandang aneka satwa. Fasilitas yang ada di beberapa tempat dijadikan objek atau bahan pertanyaan dari lombanya,” paparnya.
Pihaknya juga sudah merencanakan memeriahkan dengan karnaval satwa, maupun dengan kegiatan lain untuk menyambut peringatan HUT Kemerdekaan RI.
“Berbagai kegiatan akan kami laksanakan, dengan tujuan mengajarkan kepedulian, edukasi, dan menggugah semangat masyarakat rasa cinta tanah air, atau nasionalisme. Tak hanya itu, fasilitas pendukung akan dibranding dengan pernak pernik agustusan. Seperti tahun sebelumnya yakni di pintu masuk Semarang Zoo dan beberapa lokasi yang dipilih nantinya akan didesain bertema kemerdekaan. Kita ada satu badan pesawat tempur berusia sudah puluhan tahun yang pernah dimiliki negara kita pada masa kemerdekaan, akan kita perbagus yang nantinya digunakan untuk arena outbond siswa,” katanya.
Miftahudin, selaku Penanggungjawab Guru Matematika SMP Kota Semarang menjelaskan, lomba Matemardika Trails berbasis aplikasi Math City Map (MCM) telah dilaksanakan kedua kalinya. Yang pertama pada tahun lalu diadakan di Kota Lama Semarang dan kali ini di objek wisata Semarang Zoo.
Nantinya, setiap tim peserta terdiri atas 4 siswa, memakai android yang sudah terinstal aplikasi Math City Map. Setiap tim, lanjut dia, akan diberikan tantangan memecahkan masalah atau dengan 5 soal pertanyaan. Setiap soal harus diisi peserta dengan benar dan cepat.
“Karena kecepatan dan ketepatan saat mengisi soal itu bisa mempengaruhi penilaian akhir atau skor total untuk penentuan pemenang nantinya,” tegasnya.
Agar bisa mengisi jawaban dengan benar dan memecahkan masalah, peserta mendatangi satu objek di lokasi lomba. Mereka mengukur, menginterpretasikan dan lalu mengisi jawaban dari soal yang didapatkan masing-masing tim.
“Soal diberikan seputar objek yang ada di Semarang Zoo. Misalnya kandang satwa, berkaitan dengan aljabar dan keterampilan numerasi. Jika jawaban peserta benar atau salah dan waktu kecepatannya akan dihitung secara otomatis di aplikasi tersebut,” paparnya.
“Tahun lalu diiikuti 40 tim. Saat ini masih proses pendaftaran lomba. Kami targetkan ada 50 tim baik SMP negeri maupun swasta. Tim akan didampingi oleh satu orang guru,” imbuhnya.
Harapannya, dengan lomba ini bisa mengajak siswa belajar sambil bermain dan pengenalan tempat wisata.
“Selama ini matematika diajarkan di dalam kelas saja, padahal bisa diaplikasikan di kehidupan sehari-hari. Selain itu kami ingin mendukung program smart city, memakai gudget pembelajaran kurikulum merdeka belajar materi diajarkan di kehidupan nyata,” katanya.
“Karena sesuai dengan standar kelulusan siswa SMP, yakni mengembangkan bakat dan minat di bidang matematika sehingga peserta didik dapat berkreasi, terampil, dalam memecahkan masalah, mampu mengembangkan seluruh aspek kepribadiannya. Serta meningkatkan kemampuan spiritual, emosional, dan intelektual berdasarkan norma dan tata nilai yang baik,” pungkasnya.(HS)