HALO BATANG – Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki meminta para aparatur sipil negara dan tenaga honorer, untuk netral dalam Pemilu 2024.
Permintaan itu disampaikan Pj Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki, setelah menghadiri konsolidasi pengawas pemilu 2024, di Hotel Dewi Ratih, Kabupaten Batang, Selasa (8/11/2022).
“Kita juga sudah melakukan sosialisasi berkali-kali, dengan netralitas ASN dan tenaga honorer dan itu sudah ada surat edaran sesuai undang-undang yang berlaku,” kata dia, seperti dirilis batangkab.go.id.
Menurut dia, jika nanti ada indikasi ASN dan tenaga honorer ternyata ikut salah satu partai politik, Pemkab Batang sudah menyiapkan sanksi tegas.
Indikasi itu seperti ikut kampanye partai politik dan ikut menjadi anggota partai politik.
Ia berharap, Bawaslu Batang ikut memantau kalau ada ASN, Polisi, TNI dan tenaga honorer Pemerintah Daerah bisa langsung dilaporkan.
Lani Dwi Rejeki juga menyampaikan, pada Pemilu 2024 nanti, Pemkab Batang berkewajiban menyiapkan Panwascam di masing-masing Kecamatan.
“Kita sebagai Pemerintah Daerah mendukung penuh semua kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka Pemilu 2024 yang akan datang,” ungkapnya.
Untuk diketahui, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Batang, 28 Oktober 2022 lalu telah melantik Panwaslu Kecamatan (Panwascam).
Adapun saat ini, tahapan yang dilakukan adalah konsolidasi sebagai bagian dari pencegahan pelanggaran Pemilu 2024. Konsolidasi dilakukan dengan mengundang Forkopimcam karena sebagai pemangku kebijakan setiap Kecamatan di Kabupaten Batang.
“Bahwa konsolidasi pengawasan sebagai tahapan penting yang harus dilalui Bawaslu Batang sebagai upaya pencegahan permasalahan di Pemilu 2024 nanti,” kata Ketua Bawaslu Batang, Mahbrur
Tujuannya untuk mempermudah koordinasi dan pengamanan dari pelanggaran yang ada di Pemilu 2024 bisa diatasi. Sehingga nantinya tidak akan terjadi pelanggaran, karena sudah kita antisipasi sejak awal seperti ini.
“Fokus hari ini kita menyampaikan arah kebijakan masing-masing mulai Pemerintah Kabupaten Batang, Polres Batang, dan Kodim 0736 Batang. Intinya disini pemangku kebijakan ini harus netral tidak membela siapapun,” tegasnya.
Sikap netral ini untuk menjadikan contoh bawahannya agar melakukan hal yang sama seperti ASN, Polisi dan TNI.
“Selain itu Bawaslu Batang sebagai pencegahan kecurangan Pemilu 2024 meminta dukungannya dari Penjabat (Pj) Bupati Batang agar nantinya bisa berjalan lancar dan kondusif di Kabupaten Batang,” tandasnya. (HS-08)