in

Pemkab Pati Segera Usulkan Pembangunan Penahan Gelombang

Foto : patikab.go.id

 

HALO PATI – Pemerintah Kabupaten Pati akan mengusulkan pembangunan penahan gelombang, di sekitar wilayah pemukiman penduduk Desa Banyutowo, ke Pemerintah Pusat.

Hal itu disampaikan Kabid Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pati, Sujarta, berkaitan dengan jebolnya dinding penahan ombak, di Desa Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati kemarin.

Akibat peristiwa tersebut, rob menerjang hingga permukiman mengakibatkan sekurang-kurangnya 15 rumah warga rusak.

Seperti diketahui, banjir rob menghantam permukiman warga Desa Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, beberapa waktu lalu.

Camat Dukuhseti, Imam Rifai, mengatakan seikitnya 15 rumah warga di wilayahnya rusak ringan. Rumah-rumah itu memang berdekatan langsung dengan bibir pantai.

“Bagian tembok rusak karena lokasinya mepet dengan pantai,” kata Imam Rifai.

Dia mengatakan, pada saat kejadian ketinggian air di permukiman warga mencapai 30 sentimeter. Adapun ketinggian ombak hingga dua meter. Hantaman ombak yang kuat, mengakibatkan dinding penahan di Banyutowo ambrol sepanjang 50 meter.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, sudah mengeluarkan peringatan gelombang tinggi, yang kemungkinan dapat terjadi 24 Mei 2022 sampai 25 Mei 2022 hati ini.

Gelombang tinggi tersebut dipengaruhi oleh pola angin di wilayah Indonesia bagian utara, dominan bergerak dari timur laut – timur, dengan kecepatan angin berkisar 5-15 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur – Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5-20 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan utara Sabang, Laut Jawa, Samudra Hindia selatan Jawa dan Laut Arafuru.Gelombang laut di perairan laut jawa setinggi 1.25 sd 2.5 M.

Dampak dari gelombang tinggi para nelayan di Kabupaten Pati banyak yang enggan melaut karena takut dengan resiko tinggi. (HS-08)

Bupati Rembang Minta Calon Jemaah Haji Tak Persoalkan Satu Kloter Diisi dari Berbagai Daerah

Masyarakat Keluhkan Jalan Rusak via Medsos, Bupati Pati Minta DPU Tanggap