HALO SEMARANG – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang tahun ini akan melanjutkan kembali pembangunan peningkatan Taman Hutan Kota Mijen. Masyarakat nantinya akan dapat memanfaatkan taman hutan kota tersebut untuk berbagai akitivitas.
Kepala Disperkim Kota Semarang Ali mengatakan, tahun ini pihaknya akan melanjutkan pembangunan sarana dan prasarana taman hutan kota Mijen dengan anggarana mencapai Rp 1 miliar.
“Dengan adanya kelanjutan pembangunan taman hutan kota Mijen pada tahun ini, diharapkan masyarakat bisa menggunakan tempat tersebut untuk beragam aktivitas. Jadi tidak mangkrak lagi dengan adanya kegiatan masyarakat disana, biar ramai,” ujarnya, Rabu (6/4/2022).
Kekurangan fasilitas di taman hutan kota tersebut tahun ini akan dilengkapi semuanya. Termasuk penambahan faslitas kamar mandi dan lampu.
“Kalau kekurangan (fasilitas), DED -nya sudah kita buat semoga tahun 2022 ini terselesaikan semuanya. Termasuk tambahan kamar mandi, lampunya juga, karena kemarin baru ada satu kamar mandi. Kan disana ada panggungnya. Jadi kalau ada kegiatan pengunjung bisa menikmatinya,” katanya.
Ali juga menjelaskan pada tahun ini fasilitas pendukung lainnya seperti untuk jalan masuk kendaraan dan tempat parkir kendaraan juga akan diselesaikan.
Seperti diketahui, tahun lalu, Disperkim telah membangun berupa panggung pertujukan dan lapangan bagian tengah taman. Penambahan sarana dan prasarana yang dilakukan tersebut guna menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) terutama di daerah barat dan selatan.
Kepala Bidang Pertamanan dan Pemakaman Disperkim, Murni Ediati sebelumnya mengatakan, bahwa taman hutan kota Mijen nantinya dikonsep atau diperuntukkan untuk lahan terbuka hijau sekaligus juga berfungsi untuk wilayah resapan air di sekitarnya. Dan ke depan akan dibuatkan danau untuk tampungan air hujan, sehingga sekaligus berfungsi sebagai pengendali banjir.
“Lalu akan ditanami pohon berukuran besar, yang berfungsi untuk paru-paru kota,” kata Pipie, sapaan akrabnya. (HS-06)