in

PAC GP Ansor Ngampel Kendal Gelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar

Pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) yang digelar PAC GP Ansor Ngampel, di halaman Balai Desa Ngampel Wetan, Kecamatan Ngampel, Kendal, Jumat (2/6/2023).

HALO KENDAL – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal menggelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD), di halaman Balai Desa Ngampel Wetan, Kabupaten Kendal, Jumat – Minggu (2-4/6/2023).

Acara pembukaan dihadiri, Ketua Tanfidziyah dan Rois Syuriyah Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Ngampel terpilih, Achmad Taufiq dan Usman Tahrir, Wakil Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kendal, Khasanudin, Ketua PAC GP Ansor Ngampel, Nujumurrosyad Wibowo, Kepala Desa Ngampel Wetan, Abdul Malik, serta dihadiri badan otonom (Banom) NU, seperti Muslimat, Fatayat, Ansor bersama Banser juga IPNU dan IPPNU.

Ketua PAC GP Ansor Ngampel, Nujumurrosyad Wibowo dalam sambutannya mengatakan, kegiatan PKD diikuti sebanyak 69 peserta dari berbagai desa di Kecamatan Ngampel.

Dirinya berharap, dengan PKD yang digelar, dapat menciptakan kader Ansor dari Ngampel yang kuat dan tangguh, bermanfaat dan mampu bersaing di era modernisasi dan digitalisasi.

“Tujuan diadakannya PKD untuk mencetak pemuda Ansor yang digdaya, yang bisa menjaga dan mempertahankan kebhinnekaan NKRI, dari gempuran, dari rong-rongan paham radikalisme, serta menjadi cahaya dakwah Aswaja Annahdliyah,” ujar Nujum sapaan akrabnya, Jumat (2/6/2023).

Untuk itu dalam pelaksanaan PKD yang digelar PAC Ansor Ngampel, juga disisipkan salah satu materinya yaitu tentang penguasaan IT (teknologi informasi) dan juga cyber dalam pengenalan hukum.

“Jadi nanti para kader melek hukum, tau akan IT dan media sosial. Sehingga para kader Ansor bukan hanya sebagai pemakai atau konsumen, tapi tahu bagaimana bermedia sosial yang baik dan benar,” jelas Nujum.

Dirinya berharap kepada Pemkab Kendal supaya bisa meningkatkan sinergitas dengan berbagai ormas kepemudaan, khususnya Ansor. Karena menurutnya, generasi muda adalah penerus kepemimpinan di masa depan.

“Untuk itu, harus ada sumbangsih, harus ada hubungan yang bagus antara pemerintah dengan pemudanya. Supaya pemuda-pemuda di Kendal tidak terjerumus ke hal-hal yang negatif. Jadi para pemuda kita berikan wadah, dengan organisasi kepemudaan Ansor,” ungkap Nujum.

Sementara Ketua MWC NU Ngampel yang baru saja terpilih, Achmad Taufiq berpesan kepada seluruh peserta PKD Ansor, untuk dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh. Mulai dari awal pembukaan hingga akhir penutupan nanti.

“Semoga dengan pengkaderan ini, bisa tercetak orang-orang pilihan, yang kelak akan menjadi pimpinan di kepengurusan NU, dan menjadi pribadi yang berguna bagi lingkungannya dan masyarakatnya,” pesan Achmad Taufiq.

Senada diungkapkan Kepala Desa Ngampel Wetan, Abdul Malik, yang juga berharap PKD dapat menghasilkan kader-kader NU yang kelak bisa menjadi pemimpin bangsa.

“Saya mengapresiasi digelarnya PKD ini. Sebagai warga Nahdliyin, tentu saya mendukung dan mensupport kegiatan PKD yang dilaksanakan di desa kami. Semoga dengan PKD GP Ansor, dapat melahirkan pemimpin-pemimpin, yang kelak dapat memimpin daerah, bahkan memimpin negara,” ujarnya.

Sedangkan Wakil Ketua PC GP Ansor Kendal, Khasanudin menegaskan, dalam kegiatan PKD yang dilaksanakan di Desa Ngampel Wetan menjadi sebuah sistem pengkaderan yang diorientasikan untuk melakukan penanaman ideologi kepada anggota.

“Kami berharap dengan dilaksanakannya PKD mampu mencetak kader-kader yang berwawasan luas dan siap mempertahankan ideologi bangsa serta keutuhan Pancasila dan NKRI. Karena NKRI harga mati,” tandasnya.(HS)

Satu Orang Ditetapkan Sebagai DPO Kasus Produksi Pil Ekstaksi di Semarang

PSIS “Terusir” Dari Stadion Citarum