HALO KENDAL – Kabid Propam Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Mukiya, meresmikan Cagar Budaya Makam Kiai Slamet di RW 3 dan TPQ di RW 5, Kelurahan Karangsari Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal, Sabtu (17/9/2022).
Pada kesempatan tersebut, Kombes Pol Mukiya didampingi Kapolres Kendal, AKBP Jamal Alam, juga menyalurkan bantuan sekitar 125 paket kepada warga di RW 3 dan RW 5 Kelurahan Karangsari.
Lurah Karangsari, Ahmad Basuki dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas bantuan dari Polda Jateng, yang telah memberikan bantuan untuk pembangunan makam Kiai Slamet dan pembangunan TPQ Al Irsyad.
“Kepada bapak Kabid Propam Polda Jateng, kami mewakili warga Kelurahan Karangsari, mengucapkan terima kasih atas bantuan pembangunan makam Kiai Slamet ini. Sehingga makam bisa dilestarikan dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Sementara dalam sambutannya, Kombes Pol Mukiya mengatakan, dengan diresmikannya Cagar Budaya Makam Kiai Slamet ini, sebagai bentuk kepedulian dari Polda Jawa Tengah terhadap kelestarian situs sejarah Kabupaten Kendal.
Dirinya juga mengaku, selama ini hanya sebagai pengumpul donasi atau dana dari anggota Propram dan dari para dermawan swasta.
“Saya ini hanya sebagai pengumpul dana, yang ketika sudah terkumpul saya salurkan kembali kepada masyarakat. Salah satunya untuk pembangunan makam dan pembangunan TPQ di Kelurahan Karangsari ini. Semoga bantuan bisa bermanfaat bagi masyarakat Karangsari dan sekitarnya,” ujarnya.
Kasi Pemerintahan Karangsari, Jupriyono menjelaskan, Kiai Slamet diyakini sebagai tokoh penyebar agam Islam di wilayah Karangsari dan sekitarnya.
“Dalam buku sejarah Karangsari, Kiai Slamet juga diyakini sebagai keturunan dari Kerajaan Mataram, yang juga ikut mengawal Sultan Agung saat melawan penjajah, dan bergelar Kanjeng Raden Aryo Tumenggung Werdo Diningrat. Makamnya ditemukan sekitar tahun 1901,” terangnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan, pembagian sembako secara simbolis oleh Kabid Propam dan Kapolres Kendal. Salah seorang warga RW 5, Ashar mengaku senang bisa mendapatkan bantuan paket sembako dari Propam Polda Jateng.
“Alhamdulillah, bantuan ini bisa membantu kami yang terdampak naiknya harga solar. Karena selama ini hasil tangkapan ikan tidak sebanding dengan pengeluaran biaya operasional,” ungkapnya.(HS)