in

MTQ Nasional XXXI di Jateng, Garuda Tambah Penerbangan dan Beri Diskon Tiket untuk Kafilah

Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin saat menerima audiensi General Manager Garuda Indonesia Branch Office Semarang Stanislaus Radityo di kantornya, Jumat (4/9/2026).

HALO SEMARANG – Kafilah dan rombongan tamu undangan dari 38 provinsi yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI di Jawa Tengah bakal mendapat kemudahan mobilitas sejak perjalanan menuju Jawa Tengah hingga kepulangan.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan layanan kedatangan dan penjemputan peserta dengan mengintegrasikan data perjalanan melalui berbagai moda transportasi. Dukungan juga datang dari Garuda Indonesia yang menambah frekuensi penerbangan sekaligus memberikan potongan harga tiket bagi kafilah MTQ.

Wakil Gubernur Jawa Tengah sekaligus Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Jateng, Taj Yasin Maimoen, mengatakan dukungan transportasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh kafilah.

“Saya ucapkan terima kasih kepada maskapai penerbangan Garuda Indonesia. Khusus untuk MTQ ini, yang pertama menambah flight penerbangannya, yang kedua memberikan diskon kepada kafilah 38 provinsi untuk datang ke Jawa Tengah,” kata Taj Yasin seusai menerima audiensi General Manager Garuda Indonesia Branch Office Semarang Stanislaus Radityo di kantornya, Jumat (4/9/2026).

Tokoh yang akrab disapa Gus Yasin itu mengatakan, kemudahan transportasi menjadi perhatian penting karena peserta MTQ akan datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Menurut dia, layanan tidak hanya disiapkan bagi peserta yang menggunakan pesawat. Pemprov Jateng juga telah memetakan kedatangan kafilah yang menggunakan kereta api maupun moda transportasi lainnya.

Sistem penjemputan nantinya mengintegrasikan jadwal kedatangan di bandara dan stasiun dengan kendaraan yang telah disiapkan panitia.

“Penjemputan kita sudah siapkan. Kita sudah mendata kedatangan, ada yang koneksi antara penerbangan dengan stasiun, ada koneksi dengan kendaraan. Data itu sudah masuk semua,” ujarnya.

General Manager Garuda Indonesia Branch Office Semarang Stanislaus Radityo mengatakan, pihaknya akan menambah frekuensi penerbangan menjelang pelaksanaan MTQ Nasional XXXI.

Jika sebelumnya penerbangan Garuda Indonesia sebanyak empat kali sehari, frekuensinya akan ditingkatkan menjadi lima kali sehari pada periode sebelum MTQ dimulai.

“Sebagai bentuk dukungan, yang pertama Garuda memberikan penyesuaian flight dari empat menjadi lima kali sehari, khusus untuk periode sebelum mulainya MTQ. Ini bisa dimanfaatkan oleh kafilah,” kata Stanislaus.

Selain tambahan penerbangan, Garuda Indonesia memberikan potongan harga tiket khusus bagi kafilah MTQ.

Stanislaus menjelaskan, fasilitas tersebut merupakan bagian dari kerja sama Garuda Indonesia dengan Kementerian Agama di tingkat pusat. Program tersebut dapat diakses oleh kantor Kementerian Agama di daerah maupun peserta MTQ.

“Besarannya berbeda-beda tergantung harga tiketnya. Kafilah bisa langsung mengakses harga tersebut untuk pembelian di kantor Garuda Indonesia terdekat,” jelasnya.

Dukungan Garuda Indonesia tidak berhenti pada penambahan penerbangan dan potongan harga. Maskapai tersebut juga menyiapkan layanan khusus bagi kafilah saat kedatangan maupun kepulangan.

Saat penerbangan menuju Semarang, akan ada pengumuman penyambutan kafilah sebelum pesawat mendarat.

Sementara ketika peserta hendak kembali ke daerah asal, Garuda Indonesia menyiapkan counter check-in khusus bagi kafilah yang menggunakan layanan maskapai tersebut.

Stanislaus mengatakan, pihaknya juga telah mengantisipasi kemungkinan terjadinya perubahan jadwal penerbangan.

Menurut dia, aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Jika terjadi perubahan jadwal akibat kondisi operasional maupun faktor lainnya, Garuda Indonesia akan berkoordinasi dengan panitia MTQ agar rangkaian penjemputan dan registrasi peserta tetap berjalan lancar.

“Kami tetap komunikasi dengan panitia supaya penjemputan, registrasi semuanya bisa berjalan lancar, dan semuanya saling terinformasi,” pungkasnya.

Taj Yasin menambahkan, dukungan berbagai pihak diperlukan agar penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI di Jawa Tengah tidak hanya sukses dari sisi pelaksanaan acara, tetapi juga memberikan pengalaman yang nyaman bagi seluruh kafilah sejak mereka berangkat hingga kembali ke daerah masing-masing.

Ia menyebut dukungan tersebut sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi agar setiap penyelenggaraan kegiatan besar di Jawa Tengah dibangun melalui sinergi lintas pihak.

“Semoga sinergi ini menambah kekuatan negara kita, kemandirian kita, dan ini perlu kita teruskan ketika ada event-event,” katanya.

Dengan sistem penjemputan yang telah dipetakan dan dukungan tambahan penerbangan, Pemprov Jateng berharap mobilitas ribuan peserta dan tamu MTQ Nasional XXXI dapat berlangsung lebih tertib, lancar, dan nyaman.(HS)

Hadapi Ancaman Kebakaran di Musim Kemarau, Jateng Perkuat Kapasitas 150 Relawan Kebencanaan

Pohon Soga Tumbang di Jalan Pandanaran Semarang Memakan Korban Jiwa, Ini Respons Pemkot