HALO SEMARANG – Honda saat ini sedang mengalami krisis prestasi pada MotoGP 2022.
Dalam klasemen sementara pabrikan, Honda berada di posisi buncit dan baru mengoleksi 85 poin.
Absennya Marc Marquez tak bisa dijawab dengan baik oleh dua pembalapnya, Pol Espargaro dan Stefan Bradl.
Bradl terpaksa ikut membalap sebagai pengisi tempat Marquez.
Prestasi terbaik Honda musim ini adalah podium di MotoGP melalui Espargaro.
Bradl mengakui timnya tidak punya harapan lagi untuk bersaing pada musim ini.
‘’Kami tidak cukup cepat dalam sesi kualifikasi sehingga tak mendapat start yang nyaman,’’ ujar Stefan seperti dilansir dari Speedweek.
Kesulitan itu ditambah dengan peningkatan yang dibuat pabrikan lain.
‘’Saat ini baik kecepatan dalam latihan maupun balapan tidak bekerja dengan baik untuk kami. Padahal, kualifikasi menjadi semakin penting karena menyalip menjadi semakin sulit,’’ paparnya.
Pembalap asal Jerman ini menegaskan timnya tidak tahu bagaimana menyatukan paket secara optimal.
‘’Dalam bisnis ini, diam berdiri berarti mundur. Bagaimanapun, semua orang di Honda berharap lebih banyak untuk musim ini,’’ tuturnya.
Dalam pandangan Bradl, semua pesaing menjadi jauh lebih kuat dan persaingan menjadi lebih keras setelah musim 2021.
Tim Repsol Honda kembali mengandalkan duel Pol dan Stefan pada paruh kedua yang akan bergulir 7 Maret mendatang.
Marquez masih dalam proses penyembuhan operasi keempat di lengan kanannya.
The Baby Alien diperkirakan tak membalap lagi pada musim ini. (HS-06)