in

ASUS ExpertBook Ultra, Senjata Baru Eksekutif Modern: Ringan, Cerdas, dan Siap Hadapi Era AI

Produk generasi terbaru ASUS ExpertBook Ultra yang diperkenalkan kepada para awak media di Semarang, Rabu (24/6/2026).

DI tengah dunia bisnis yang bergerak semakin cepat, kebutuhan akan perangkat kerja tidak lagi sekadar soal kecepatan menjalankan aplikasi. Para eksekutif dan profesional kini membutuhkan laptop yang mampu menjadi pusat produktivitas, mendukung mobilitas tinggi, sekaligus menjaga keamanan data perusahaan.

Menjawab kebutuhan tersebut, ASUS menghadirkan ExpertBook Ultra, laptop bisnis premium terbaru yang diperkenalkan melalui peluncuran bertajuk The Flagship of the Industry. Perangkat ini menjadi salah satu lini bisnis paling mutakhir ASUS yang menggabungkan performa tinggi, kecerdasan buatan (AI), desain premium, dan sistem keamanan kelas enterprise dalam satu perangkat berukuran ringkas.

Commercial Director ASUS Indonesia, Eric Khoven, mengatakan bahwa laptop saat ini telah menjadi bagian dari strategi bisnis perusahaan. Karena itu, pemilihan perangkat kerja harus mempertimbangkan produktivitas jangka panjang, keamanan, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi.

“Dalam lanskap bisnis modern, memilih perangkat komputasi bukan lagi sekadar kebutuhan operasional, melainkan investasi strategis bagi perusahaan. Profesional saat ini membutuhkan laptop yang tidak hanya cepat, tetapi juga andal untuk mendukung berbagai aktivitas kerja yang kompleks,” ujar Eric.

ASUS ExpertBook Ultra hadir sebagai bagian dari generasi baru Copilot+ PC yang mengandalkan prosesor Intel Core Ultra X9 Processor 388H terbaru. Performa tersebut diperkuat oleh Neural Processing Unit (NPU) yang mampu menjalankan pemrosesan AI hingga 50 Trillion Operations Per Second (TOPS).

Kemampuan ini memungkinkan berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan berjalan lebih cepat dan efisien tanpa membebani prosesor utama maupun menguras baterai.

Menurut Eric, langkah ASUS menghadirkan prosesor AI terbaru di segmen laptop bisnis flagship menjadi keunggulan yang masih jarang ditemukan di pasar Indonesia.

“ASUS ExpertBook Ultra dirancang untuk menghadapi kebutuhan kerja masa kini, mulai dari rapat virtual berjam-jam, pengolahan data dalam jumlah besar, hingga pembuatan presentasi kompleks secara bersamaan tanpa hambatan,” katanya.

Pengalaman tersebut semakin ditunjang oleh fitur ASUS AI ExpertMeet yang memungkinkan proses transkripsi otomatis, penerjemahan bahasa secara real-time, hingga optimasi kamera video conference dilakukan langsung melalui NPU.

Dengan demikian, kinerja perangkat tetap stabil, suhu laptop lebih terjaga, dan daya baterai dapat digunakan lebih lama.

Salah satu daya tarik utama ASUS ExpertBook Ultra terletak pada layar Tandem OLED berukuran 14 inci yang mampu menghasilkan tingkat kecerahan hingga 1.400 nits.

Teknologi ini memberikan kenyamanan visual lebih baik bagi pengguna yang sering bekerja di luar ruangan, seperti saat melakukan presentasi di kafe, bandara, atau lokasi dengan pencahayaan tinggi.

Dokumen bisnis, laporan keuangan, grafik, hingga presentasi tetap terlihat jelas meski berada di bawah paparan cahaya matahari langsung.

Eric menyebut kehadiran teknologi Tandem OLED di segmen laptop bisnis sebagai langkah besar dalam industri komputasi modern.

“Teknologi ini tidak hanya menghasilkan layar yang lebih terang, tetapi juga meningkatkan umur panel secara signifikan dan meminimalkan risiko burn-in yang selama ini menjadi tantangan layar OLED konvensional,” jelasnya.

Meski mengusung spesifikasi kelas premium, ASUS ExpertBook Ultra tetap tampil ringkas dengan bobot sekitar 1,1 kilogram.

Laptop ini dibalut sasis premium yang telah memenuhi standar militer US MIL-STD 810H, menjadikannya tangguh untuk mendukung mobilitas para profesional yang sering berpindah lokasi kerja.

Dalam pengujian internal, perangkat ini bahkan diklaim mampu menahan tekanan hingga 100 kilogram.

Menurut Eric, ketahanan tersebut bukan sekadar demonstrasi kemampuan produk, melainkan perlindungan nyata terhadap risiko yang sering terjadi selama perjalanan bisnis.

“Kerusakan laptop sering kali bukan karena jatuh, tetapi akibat terhimpit di dalam tas yang penuh dokumen dan perlengkapan kerja lainnya. Karena itu, daya tahan fisik menjadi aspek yang sangat penting,” ujarnya.

Selain performa dan ketangguhan fisik, ASUS juga menempatkan aspek keamanan sebagai prioritas utama.

ExpertBook Ultra dibekali sistem perlindungan ASUS ExpertGuardian yang telah memenuhi standar keamanan NIST Level-4. Teknologi ini menghadirkan perlindungan berlapis terhadap data perusahaan melalui sistem enkripsi tingkat perangkat keras.

Bahkan jika perangkat dicuri dan media penyimpanan dilepas untuk dipasang ke perangkat lain, data di dalamnya tetap tidak dapat diakses oleh pihak yang tidak berwenang.

“Laptop mungkin bisa hilang secara fisik, tetapi data perusahaan harus tetap aman. Itulah mengapa kami menghadirkan sistem keamanan tingkat enterprise pada ExpertBook Ultra,” kata Eric.

Kombinasi performa AI hingga 50 TOPS, layar Tandem OLED beresolusi tinggi, desain ringan namun tangguh, serta keamanan kelas enterprise menjadikan ASUS ExpertBook Ultra sebagai salah satu laptop bisnis premium yang dirancang untuk menjawab kebutuhan era kerja modern.

Bagi perusahaan maupun profesional yang mengandalkan produktivitas tinggi, mobilitas tanpa batas, dan perlindungan data maksimal, ASUS ExpertBook Ultra hadir bukan sekadar sebagai perangkat kerja, melainkan investasi teknologi untuk menghadapi masa depan yang semakin terhubung dengan kecerdasan buatan.(HS)

Pemprov Jateng Tunggu Kepastian Formasi CASN 2026, Masyarakat Diminta Waspada Iming-Iming Oknum