in

Bank Jateng Syariah Gandeng Tirta Moedal, Warga Kini Bisa Pasang Sambungan Air Bersih dengan Cicilan Ringan

Direktur Utama Perumda Tirta Moedal Kota Semarang bekerjasama dengan Bank Jateng program sambungan air murah.

HALO SEMARANG – Bank Jateng Syariah resmi menjalin kerja sama strategis dengan Perumda Air Minum Tirta Moedal Kota Semarang melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Kolaborasi antardua BUMD ini menjadi langkah baru untuk memperluas akses air bersih bagi masyarakat sekaligus menghadirkan solusi pembiayaan yang lebih mudah dan terjangkau.

Kerja sama tersebut tidak hanya memperkuat sinergi antar-BUMD, tetapi juga membuka peluang pembiayaan bagi calon pelanggan yang ingin memasang sambungan air minum baru tanpa harus membayar biaya pemasangan secara tunai.

Kepala Divisi Syariah Bank Jateng, Ludri Ambar Wiyatni, mengatakan kerja sama ini diharapkan mampu memberikan manfaat luas bagi kedua institusi, para karyawan, maupun masyarakat.

“Kami berharap sinergi ini terus berkembang dan membawa keberkahan bagi kedua belah pihak. Bank Jateng Syariah siap mendukung Perumda Tirta Moedal melalui berbagai fasilitas pembiayaan, baik untuk investasi pengembangan jaringan sambungan air maupun pembiayaan bagi karyawan, seperti pembiayaan multiguna, kepemilikan emas, dan perumahan,” ujar Ludri.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Moedal Kota Semarang, Ady Setiawan, menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, sinergi sesama BUMD menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam penyediaan air bersih bagi masyarakat.

Salah satu program unggulan dalam kerja sama ini adalah skema pembiayaan pemasangan sambungan air minum baru yang dikembangkan bersama Water.org. Melalui program tersebut, masyarakat kini dapat memasang sambungan air bersih dengan sistem angsuran yang ringan.

“Biaya sambungan baru yang maksimal sekitar Rp2 juta kini bisa diangsur setiap bulan dengan tenor hingga 10 tahun. Nilai angsurannya sangat terjangkau, bahkan setara dengan menyisihkan uang satu bungkus rokok setiap hari. Dengan skema ini, masyarakat berpenghasilan rendah kini memiliki kesempatan lebih besar untuk mendapatkan akses air bersih,” jelas Ady.

Ia menambahkan, proses pengajuan program dibuat sederhana agar mudah diakses masyarakat. Calon pelanggan cukup melampirkan kartu tanda penduduk (KTP), selanjutnya petugas akan melakukan survei lokasi dan proses pemasangan jaringan.

“Pembayaran angsuran dilakukan bersamaan dengan tagihan pemakaian air setiap bulan sehingga lebih praktis bagi pelanggan,” katanya.

Program pembiayaan sambungan air bersih ini dijadwalkan mulai disosialisasikan dan diluncurkan pada September 2026. Inisiatif tersebut menjadi bagian dari strategi Perumda Tirta Moedal untuk mencapai target 10.000 sambungan pelanggan baru tahun ini.

Selain pembiayaan bagi pelanggan, Bank Jateng Syariah dan Perumda Tirta Moedal juga membuka peluang kerja sama di bidang pembiayaan infrastruktur perusahaan dengan skema syariah berbasis bagi hasil yang kompetitif. Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung pengembangan jaringan distribusi air bersih sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kota Semarang.(HS)

Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Kapolres Kendal Silaturahmi dengan Kajari

Saling Melengkapi, Jateng-Kaltim Kantongi Potensi Kerja Sama Ekonomi Rp20,2 Triliun