in

15 Atlet U-13 Asal Lampung Ikuti Program “Nyantri Bola” di Diklat Azfa Indonesia Kendal

Sebanyak 15 atlet U-13 tahun asal Provinsi Lampung, mengikuti program pembinaan “Nyantri Bola” yang diselenggarakan Diklat Azfa Indonesia, Cepiring, Kabupaten Kendal, 17 - 21 Juni 2026.

HALO KENDAL – Sebanyak 15 atlet kelompok usia 13 tahun asal Provinsi Lampung, mengikuti program pembinaan “Nyantri Bola” yang diselenggarakan Diklat Azfa Indonesia, Cepiring, Kabupaten Kendal, 17 – 21 Juni 2026. Program ini diikuti atlet binaan Coach Agus Sugiyanto selaku Head Coach dari Lampung.

Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) Diklat Azfa Indonesia Kendal, Hanif Noviaratrianto, dan Ahmad Syaifudin, selaku Ketua Yayasan Diklat Azfa Indonesia.

“Nyantri Bola” merupakan program unggulan Diklat Azfa Indonesia Kendal yang mengintegrasikan pembinaan teknik sepak bola modern dengan penguatan nilai-nilai agama Islam.

Melalui program ini, para atlet tidak hanya mendalami ilmu sepakbola, tetapi juga membiasakan diri dengan ibadah, akhlak, dan kedisiplinan sesuai syariat Islam.

Selama lima hari, seluruh rangkaian latihan dan pembinaan dipandu langsung oleh Coach Carmadi, selaku Direktur Teknik Diklat Azfa Indonesia Kendal beserta jajaran pelatih.

Materi yang diberikan meliputi latihan teknik dasar, fisik, taktik, serta pembinaan karakter dan ibadah harian.

Selain berlatih sepak bola di lapangan Seplangen Desa Karangayu, Kecamatan Cepiring, para peserta juga latihan di pantai, sekaligus rekreasi dan penutupan di Pantai Manis Desa Gempolsewu, Kecamatan Rowosari.

CEO Diklat Azfa Indonesia Kendal, Hanif Noviaratrianto menyampaikan, program ini sejalan dengan visi lembaga, yaitu “Memperkuat Ideologi, Membangun Generasi Juara”.

“Kami meyakini bahwa atlet berprestasi harus bertumbuh di atas fondasi iman dan akhlak yang kuat. Kehadiran adik-adik dari Lampung menjadi bukti bahwa pembinaan sepakbola berbasis karakter semakin dibutuhkan di Indonesia,” ujarnya di Cepiring, Kendal, Selasa (23/6/2026)

Sebelumnya, Coach Agus Sugiyanto berharap, program “Nyantri Bola” dapat menjadi bekal bagi para atletnya dari kelompok usia 13 tahun, baik di lapangan maupun di luar lapangan.

“Tujuan kami membawa anak-anak ke Diklat Azfa Indonesia ini adalah, agar mereka bisa menjadi pemain sepakbola yang terampil, sekaligus menjadi muslim yang taat dan berakhlak mulia,” tuturnya.

Di akhir program, para atlet U-13 tersebut, saat kembali ke Lampung dengan membawa peningkatan kemampuan teknis dan pengalaman spiritual sebagai bekal untuk jenjang pembinaan selanjutnya.

Diklat Azfa Indonesia merupakan lembaga pembinaan sepakbola usia dini berbasis pesantren yang berlokasi di Cepiring, Kendal. Lembaga ini membina pemain usia 8–18 tahun dengan kurikulum yang memadukan pelatihan sepakbola modern dan pendidikan agama Islam.(HS)

Jasad Wanita yang Ditemukan di Arteri Weleri Kendal, Korban Kekerasan dari Sang Kekasih