in

Korlantas dan Pemprov DIY Matangkan Program Smart City

Kakorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan, bersama Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan, melakukan pertemuan dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, baru-baru ini, membahas program Smart City (Foto : Tribratanews.polri.go.id)

 

HALO SEMARANG – Kakorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan, bersama Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan, melakukan pertemuan dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, baru-baru ini, membahas program smart city.

“Jadi kami dari Polri Korlantas tahun ini akan mengoperasionalkan atau akan membangun smart city yang berbasis road safety policing. Artinya smart city yang basisnya memang untuk keselamatan di jalan,” kata Kakorlantas Polri, Irjen Pol Aan Suhanan, seperti dirilis tribratanews.polri.go.id

Melalui program smart city berbasis road safety policing, nantinya masyarakat DIY akan mendapatkan informasi seputar lalu lintas.

Dengan demikian, kualitas keselamatan bisa meningkat dan fatalitas korban kecelakaan dapat menurun.

“Program dari Korlantas bisa mendapatkan data terkait kelancaran lalu lintas di kota Yogyakarta, menghitung kapan kita harus melakukan rekayasa lalu lintas dengan algoritma yang ada, kapan persimpangan harus dibangun underpass atau fly over kemudian lamanya traffic light,” ujarnya.

Disampaikan Kakorlantas, diharapkan dengan program smart city, keamanan dan ketertiban lalu lintas di wilayah DIY bisa lebih baik. Selain itu, dapat memberikan pelayanan dengan kecanggihan teknologi.

Sementara itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, mengatakan program smart city yang berkolaborasi dengan Polri, dapat meningkatan pelayanan Pemkot kepada masyarakat, khususnya di bidang kenyamanan dan keamanan.

Selain itu, dapat mengatasi masalah kemacetan di kota/kabupaten DIY.

“Kelembagaan dari Polri dalam hal ini Polda bagaimana kita bisa bangun kerja sama untuk mengatur karena Yogya ini bukan kota besar, bukan kota metropolitan tapi nanti tol makin selesai makin crowded, bagaimana kita ngatur untuk keamanannya kenyamanannya menyangkut masalah trafficnya, mungkin kejahatan dan sebagainya,” ujarnya.

Turut hadir, Dirkamsel Korlantas Polri Brigjen Pol. Bakharuddin Muhammad Syah, Dirlantas Polda DIY Kombes Pol. Alfian Nurrizal, Kasubdit Jemenopsrek Ditkamsel Korlantas Polri Kombes Pol. Ari Subiyanto, Konsultan Smart City Luluk, dan PJU Ditlantas Polda DIY. (HS-08)

Difitnah Jadi Aktor Konspirasi Hasil Pilpres 2024, Begini Tanggapan M Qodari

Menag Rencanakan KUA Dapat Layani Semua Agama