in

Kisah Bupati Sragen : Berawal dari Main Dokter-dokteran hingga Punya Rumah Sakit

 

HALO SRAGEN – Kesuksesan seseorang tidak datang secara tiba-tiba, melainkan harus diperjuangkan sejak kecil, mulai dari memiliki cita-cita. Mereka yang sudah punya rencana untuk menjadi apa, maka mereka itulah yang mempunyai masa depan.

Hal itu dituturkan Bupati Sragen, dokter Kusdinar Untung Yuni Sukowati,

Di hadapan ratusan pelajar SMA/SMK dan mahasiswa, saat menjadi narasumber Talk Show 11th Sragen University Expo 2022, di Gedung Sasana Manggala Sukowati, belum lama.

Dalam talk show itu, Bupati Sragen menceritakan sepenggal pengalaman, hingga memiliki sebuah rumah sakit swasta.

Kepada para pejajar itu, Bupati Yuni menceritakan bahwa sejak kecil, dirinya sudah punya cita-cita menjadi dokter. Pada masa itu, ketika-teman

teman sebayanya yang suka bermain gobak sodor, Yuni lebih suka bermain dokter-dokteran.

“Passion sebagai dokter sudah ada sejak kecil. Intinya yang penting adalah suka. Kalau sudah suka berarti kita melakukan dengan senang hati. Optimistis, saya ingin jadi dokter dan harus bisa meraih itu. Masuk di Universitas swasta dan menjadi dokter swasta. Alhamdulillah punya rumah sakit swasta dan jadi direkturnya,” kata Bupati, seperti dirilis Sragenkab.go.id.

Untuk mendapatkan gelar itu, Bupati mengaku tidak mudah. Namun keinginan dan rasa optimisnya yang tinggi untuk menjadi dokter, hal itu bisa mudah diwujudkannya.

“Saya kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi Jakarta pada 1993. Lulus dan baru mendapat gelar dokter pada 2004. Sekolah kedokteran lama, lumayan susah, kalau bukan karena senang atau terpaksa, pasti sudah putus di tengah jalan,” imbuh Bupati.

Untuk itu, Bupati berpesan kepada para pelajar SMA/SMK dan mahasiswa supaya mengenali jati diri itu dari mengidentifikasi kesenangan saat masih kecil.

“Seseorang terkadang tidak mengetahui potensi dirinya ketika belum berada pada situasi sulit atau kepepet. Saat seseorang berada pada situasi kepepet biasanya akan muncul kemauan kuat sehingga potensi diri itu muncul dengan sendirinya,” ujarnya.

Dari pengalaman itu, Bupati berpendapat jika segala hal yang dibaca atau ditonton merupakan hal positif, nantinya akan otomatis pemikiran akan terpacu ke arah yang positif juga.

Di sisi lain Bupati juga berpesan mulai sekarang untuk sebanyak-banyaknya membangun relasi. Seperti menghadiri Sragen University Expo ini bagian dari upaya membangun relasi bagi para pelajar.

“Relasi itu penting, kuncinya dengan berbuat baik dengan siapa pun. Dan kalau memiliki keinginan itu harus berani diperjuangkan,” pesan Bupati.

Terkait penyelenggaraan tahunan ini, Bupati mengapresiasi kegiatan yang diagendakan dalam expo ini, dari mulai tari tradisional talkshow sampai esport, menunjukkan ditengah kemajuan tehnologi dengan segala kecanggihannya, budaya local tetap dipertahankan sebagai suatu upaya menjaga budaya luhur.

“Terima kasih atas kegiatan ini. Alhamdulillah semua bisa terpenuhi, semoga sukses dan berkelanjutan terus,” pungkasnya.

Sragen University Expo merupakan salah satu event pameran kampus terbesar di Jawa Tengah yang rutin diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa asal Kabupaten Sragen atau dikenal dengan Keluarga Mahasiswa Sragen yang melanjutkan pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Pada Sragen University Expo 2022 ini mengangkat tema The Light Of Golden Century dan diikuti sebanyak 66 perguruan tinggi negeri (PTN) maupun swasta di Indonesia meramaikan 11th  Sragen University Expo 2022 yang berlangsung selama tiga hari mulai Jumat (14/1) – Minggu (16/1) di Gedung Sasana Manggala Sukowati. (HS-08)

Wabup Kendal Serahkan Hadiah Kepada Pemenang, Sekaligus Menutup Turnamen Voli di Pidodo Kulon

Tingkatkan Pelayanan Prima, Disdukcapil Kota Pekalongan Tambah Jam Layanan