in

Kematian Iwan Boedi Tak Kunjung Terungkap, Keluarga Minta Tanggungjawab Negara

Peringatan Misa Arwah 1000 Hari Iwan Boedi di Gereja St. Maria Fatima, Senin (7/7/2025) malam.

HALO SEMARANG – Kasus kematian Pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang, Iwan Boedi tak kungjung terungkap. Pihak keluarga meminta tanggungjawab kepada negara.

Iwan Boedi ditemukan meninggal dalam kondisi mengenaskan di kawasan Pantai Marina Kota Semarang. Dia meninggal dalam kondisi terbakar dan termutilasi pada September 2022.

Sebelum dinyatakan meninggal, Iwan Boedi dilaporkan hilang. Padahal dia hendak memberikan keterangan sebagai saksi dalam kasus korupsi. Dia bukan tersangka atau pelaku melainkan saksi kunci kasus korupsi.

Hingga kini kasus tersebut belum terungkap. Pihak kepolisian juga belum menentukan siapa tersangka dalam kasus ini. Perkara ini juga sempat menyeret prajurit TNI namun hingga kini belum ada bukti atau keterangan lebih lanjut dari pihak terkait.

Istri Iwan Boedi, Onee Anggrawati mempertanyakan kepada negara sampai mana penanganan kasus pembunuhan suaminya. Dia mengaku sudah tak ada kabar dalam penanganan kasus ini.

“Sampai hari ini belum ada titik terang,” ujarnya dalam Peringatan Misa Arwah 1000 Hari Iwan Boedi di Gereja St. Maria Fatima, Senin (7/7/2025) malam.

Dia menyebut peristiwa ini tak akan pernah ia terima dalam hidupnya. Keluarganya pun mempertanyakan dosa besar apa yang ia perbuat hingga peristiwa ini menimpanya.

Dia masih tak percaya pasangan hidupnya meninggal dengan cara yang mengenaskan. Ironisnya orang-orang yang melakukan hal keji ini tak kunjung diungkap dan diadili.

Dalam Peringatan Misa Arwah 1.000 hari ini, ia anggap sebagai ruang penyembuhan setelah Iwan Boedi tiada. Meski tak ingin membalas kejahatan dengan kejahatan, Onne masih terus berharap polisi bisa mengungkap kasus ini.

“Kepada aparat polisi bekerjalah, berkarya dan dapat segera menyelesaikan kasus ini dengan bimbingan dari tuhan. Terimakasi atas sharing hari ini. Dengan kekuatan dari tuhan apa yang harus saya lakukan terjawab sudah dengan rasa ikhlas malam ini,” bebernya.

Sementara itu, kuasa hukum keluarga Iwan, Yunantyo Adi Setiawan menyebut, negara masih memiliki hutang keadilan terhadap Iwan Boedi. Apalagi Iwan dibunuh saat ia hendak bersaksi dalam kasus korupsi di Pemkot Semarang.

“Ada pekerjaan rumah yang menjadi kewajiban negara untuk mengungkap kasus ini hingga tuntas. Iwan itu saksi dan negara gagal melindungi saksi. Ini adalah pelanggaran HAM, ini kejahatan kemanusiaan,” tandasnya.

Ia pun meminta negara dan aparat kepolisian untuk segera mengungkap kasus ini hingga tuntas. Dan para pelaku bisa diadili sesuai hukum yang berlaku.

“Jangan sampai negara sudah gagal melindungi Iwan dan sampai sekarang pelakunya nggak terungkap. Itu yang kami minta kepada Polda Jateng, Kapolri, Kapolrestabes Semarang terutama kepada Polda Jateng karena yang memanggil Iwan sebagai saksi adalah polda,” imbuhnya. (HS-06)

Imigrasi Semarang dan Undip Jalin Kerja Sama Dekatkan Pelayanan Imigrasi ke Kampus

Mobil Tabrak Lari Sejumlah Kendaraan di Kalibanteng Semarang, Sopir Diperiksa Polisi