in

Jawa Tengah Kirim 87 Kontingen ke SEA Games 2025 Thailand, Sumbang 6,6 Persen Atlet Indonesia

Kontingan cabang olahraga Sepak Takraw yang berasal dari Jawa Tengah dan akan berangkat mewakili Indonesia di SEA Games 2025 di Thailand.

HALO SEMARANG – Jawa Tengah kembali menunjukkan kontribusi besarnya bagi olahraga nasional. Pada SEA Games 2025 di Thailand, yang berlangsung pada 9–20 Desember 2025, provinsi ini mengirim 87 kontingen, terdiri atas 67 atlet, 18 pelatih, dan 2 wasit/juri. Jumlah tersebut setara dengan 6,6 persen dari total 1.021 atlet Indonesia.

Para atlet asal Jateng itu akan berlaga pada 27 dari 49 cabang olahraga yang diikuti Indonesia di ajang pesta olahraga terbesar se-Asia Tenggara tersebut.

Beberapa cabang olahraga menjadi penyumbang kontingen terbanyak, terutama Sepak Takraw dan Woodball, masing-masing mengirim 9 orang. Keduanya diharapkan menjadi lumbung medali bagi Merah Putih.

Ketua KONI Jawa Tengah, Soejarwanto menyampaikan, bahwa kontingen Jateng yang diberangkatkan—berdasarkan data KONI pusat, terdiri dari 78 orang, yakni 64 atlet, 11 pelatih, dan 3 wasit/juri. Namun secara keseluruhan, total kontribusi Jateng mencapai 87 orang selama SEA Games berlangsung.

Ia menegaskan bahwa keikutsertaan para atlet ini bukan hanya membawa nama Indonesia, tetapi juga menjadi representasi kualitas pembinaan olahraga di Jawa Tengah.

“Prestasi tidak lahir dari kebetulan. Kita harus sesarengan ngopeni nglakoni, bergotong royong merawat, dan menjalankan komitmen prestasi olahraga Jawa Tengah,” ujarnya.

Soejarwanto juga mengajak para kepala daerah di Jawa Tengah memperkuat pembinaan olahraga melalui KONI kabupaten/kota. Menurutnya, fondasi prestasi bermula dari daerah, melalui pembinaan yang konsisten, penyediaan sarana yang memadai, serta dukungan pemerintah daerah terhadap para atlet muda.

Dengan jumlah kontingen yang cukup signifikan dan sebaran atlet di berbagai cabang olahraga, KONI Jateng optimistis dapat memberikan kontribusi medali yang berarti bagi Indonesia pada SEA Games Thailand 2025.(HS)

Di Semarang, Apa yang Kalian Lihat Belum Tentu Kenyataan

DLH Demak Dorong Pengelolaan Sampah Mandiri dan Tertibkan Pembuangan Ilegal