in

Gus Yaqut Tak Ingin Gedung GP Ansor Batang untuk Rapat Parpol

Menteri Agama Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas yang juga Ketua Umum GP Ansor, meresmikan Gedung Ansor di Desa Cepokokuning, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Minggu (10/12/2023). (Foto : batangkab.go.id)

 

HALO BATANG – Menteri Agama Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas yang juga Ketua Umum GP Ansor, meminta agar gedung GP Ansor di Batang yang baru diresmikan, tidak digunakan untuk rapat parpol.

Permintaan itu tegas disampaikan Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, ketika meresmikan Gedung Ansor di Desa Cepokokuning, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Minggu (10/12/2023).

Hadir mendampingi Gus Yaqut dalam kesempatan itu, Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki.

Menurut Menteri Agama, gedung kantor GP Ansor ini sangat krusial, karena menjadi pusat pergerakan, untuk menentukan arah GP Ansor Kabupaten Batang ke depan.

“Jadi jangan digunakan sebagai rapat salah satu partai politik di Kabupaten Batang, agar mereka bisa bersikap dan menjaga marwah organisasi di masyarakat,” kata dia.

Gus Yaqut juga mengungkapkan filosofi dari sumbangan yang diberikannya, yakni untuk membangun fondasi, yang merupakan bagian sangat penting sebagai penopang bangunan.

“Makanya, saya menyumbang sebesar Rp100 juta, tapi berpesan uangnya harus digunakan untuk fondasi gedung, karena kebetulan uang itu halalan toyiban,” jelasnya.

Gedung Ansor Batang juga sangat unik, karena satu-santunya sekretariat Ansor yang berdiri sendiri tidak menginduk dengan Kantor NU.

“Selain itu, baru kali ini saya meresmikan Gedung Ansor di seluruh Indonesia, hanya baru di Kabupaten Batang, memang merupakan sebagai tempat spesial tersendiri,” ungkapnya.

Untuk itu, lanjut dia, Gedung Ansor Kabupaten Batang diharapkan bisa digunakan hal-hal yang bermanfaat.

Selain itu Gus Yaqut juga menyinggung adanya Balai Latihan Kerja (BLK) di belakang gedung Ansor Batang.

Dia mengatakan BLK yang merupakan bantuan dari Kemnaker Republik Indonesia itu, agar masyarakat bisa mengikuti pelatihan kerja.

Ketua GP Ansor Batang Maulana Yusuf, mengatakan keinginan GP Ansor untuk mempunyai gedung sendiri akhirnya terwujud.

“Mengingat pertama kali ada pembahasan mengenai inginnya mempunyai gedung ansor mulai tahun 2019. Hasil semangat seluruh Kader GP Ansor di Kabupaten Batang dengan cara iuran bersama dan beberapa bantuan anggaran akhirnya bisa berdiri gedung ini,” terangnya.

Semoga adanya gedung ansor ini kita bisa lebih bersemangat lagi melakukan kegiatan-kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki menyampaikan, apresiasinya kepada GP Ansor Kabupaten Batang yang sudah mempunyai gedung sendiri untuk kegiatan kepemudaan.

“Adanya penambahan gedung BLK dibelakang ini, semoga bisa dimanfaatkan sebagai tempat pelatihan generasi muda Ansor,” harapnya.

Ia juga menjelaskan, Gerakan Pemuda Ansor untuk kreatif. Pasalnya peluang yang ada di daerah ini sangat potensial. Apalagi dengan keberadaan Kawasan Industri Terpadu Batang.

“Mari tingkatkan kualitas pemuda Ansor Kabupaten Batang dengan meningkatkan semangat dan bekerja,” ujar dia. (HS-08)

Jaksa Agung Sebut Keluarga Garda Terdepan Menolak Hasil Korupsi

Puas dengan Perkembangan MotoGP