in

Gandeng Pemkab Demak, BNN Kendal Wujudkan Desa Bersih Narkoba

 

HALO DEMAK  –  Polres Demak, hingga akhir Agustus telah menangani 32 laporan, yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba. Tindakan preventif diperlukan, agar angka tersebut tidak terus bertambah.

Hal itu diungkapkan Kasat Narkoba Polres Demak, AKP Tri Cipto, dalam pertemuan dengan Kepala  Badan  Narkotika  Nasional  Kabupaten (BNNK) Kendal,  Anna  Setiyawati  dan Pj Sekda Demak, Eko Pringgolaksito, Jumat (2/9/22).

Menurut Tri Cipto, upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba, memerlukan peran semua pihak.

“Perlu upaya komprehensif, karena kasus yang kita tangani ini sudah perang dengan  narkoba. Semua harus melakukan kegiatan  preventif, sebagai  momentum atau  mendorong rekan-rekan dari desa untuk peduli terhadap bahaya narkoba. Demi menuju kampung tangguh bersinar, baik melalui Babinsa atau Bhabinkamtibmas,” kata dia, seperti dirilis demakkab.go.id.

Ia juga menjelaskan bahwa peredaran narkoba pada zaman sekarang ini, sudah masuk ke kalangan bawah.

“Sekarang ini sudah masuk ke kalangan bawah. Sebagai contoh peredaran sudah  dari angkringan ke angkringan. Kalau dulu kan di cafe atau diskotik. Dengan  demikian kalangan bawah pun sudah bisa merasakan. Apalagi tersedia paket minimalis, hanya dengan Rp 25.000 sampai Rp 30.000, sudah bisa nge-fly,” jelas AKP Tri Cipto.

Menurut dia, perlu peran berbagai pihak untuk pencegahan peredaran narkoba.

“Perlu melibatkan dari PKK, untuk membantu menyosialisasikan dan membantu  pencegahan peredaran narkoba,” kata dia.

Sementara itu kepala BNN Kendal, Anna  Setiyawati, tujuan pertemuan itu untuk  bersinergi dan bekerja sama mencegah dan menekan peredaran narkoba di  Kabupaten Demak.

Adapun lingkup kerja BNNK Kabupaten Kendal, mencakup pula Kabupaten Demak dan Grobogan.

“Selain  silaturahmi, juga ini sebagai amanah dari kepala BNN Provinsi Jawa Tengah yang mana ada zonasi  BNNK. Sehingga tujuan kami untuk bersinergi dan bekerja  sama.  Untuk itu mohon dapat bekerja sama dengan melibatkan instansi terkait,” jelas Anna.

Anna Setiyawati juga mengajak untuk menciptakan desa Bersinar atau desa bersih  dari narkoba, sehingga tercipta kondisi yang aman dan kondusif dari bahaya narkoba.

“Program  yang  paling  efektif  dengan  menggandeng  ibu-ibu  PKK,  sehingga  bisa  memasifkan  bahaya  penyalahgunaan narkoba  di  masyarakat.  Kemudian  juga  ada  program  yang  menyasar  remaja  dan  nantinya  ada  pula  rehabilitasi masyarakat,” jelasnya.

Menanggapi  hal  tersebut Pj Sekda Eko Pringgolaksito menyatakan siap untuk  bersinergi bersama demi membangun Kabupaten Demak yang bebas Narkoba.

“Meskipun di Kabupaten Demak relatif kecil kasus tersebut, tetapi kita harus tetap  waspada karena di Demak ini merupakan jalur lintasan sehingga harus tetap waspada dan hati-hati,” kata Sekda. (HS-08)

Pj Bupati Batang Minta Ada Laporan Pembangunan Infrastruktur Setiap Pekan

Buka Kejuaraan AHY Cup 2022, Pakde Bas : Sebagai Ajang Silaturahmi dan Munculkan Atlet Bola Voli Kendal