HALO TEMANGGUNG – Bupati Temanggung, Agus Setyawan menyampaikan harapan agar masyarakat terus melestarikan event budaya lokal, seperti Festival Lembutan Bansari, yang digelar di Desa Gentingsari, Kecamatan Bansari, belum lama ini.
Selain efektif untuk mempererat tali silaturahmi antar-dusun dan antar-desa, khususnya di wilayah Kecamatan Bansari, festival ini juga berdampak positif bagi ekonomi dan pariwisata.
Hal itu disampaikan Bupati Temanggung, Agus Setyawan, saat membuka festival tersebut.
Dia juga memberikan apresiasi pada warga masyarakat, yang konsisten menggelar festival ini. Menurutnya, Festival Lembutan telah berevolusi menjadi ajang unjuk potensi daerah yang istimewa.
“Festival Lembutan ini menjadi acara yang luar biasa. Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya berhasil mempertahankan budaya pengolahan tembakau lembutan, tetapi juga mempopulerkannya hingga gaungnya mampu menarik kehadiran wisatawan dari mancanegara,” kata Agus Setyawan, seperti dirilis humas.polri.go.id.
Camat Bansari, Ika Utami Widjayanti, dalam sambutannya menjelaskan bahwa pelaksanaan festival tahun ini, dikemas dengan konsep yang sangat unik.
Pihak penyelenggara secara khusus merangkul pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal guna mendorong perputaran ekonomi warga sekitar.
“Menariknya, sistem transaksi selama acara berlangsung dirancang secara tradisional menggunakan koin kayu. Ini adalah bentuk inovasi untuk mengangkat potensi ekonomi kreatif, sekaligus melestarikan tradisi luhur pengolahan tembakau lembutan yang menjadi ciri khas lereng Gunung Sindoro,” ungkap Ika.
Lanjut Ika, demi kelancaran dan keamanan festival yang digelar 8 hingga 10 Agustus 2026 ini, Camat Bansari juga secara khusus meminta dukungan dari jajaran Polri, TNI, dan instansi terkait untuk pengamanan.
Ia mengimbau seluruh panitia dan masyarakat agar bersinergi menjaga ketertiban, keamanan, serta kelancaran arus lalu lintas selama acara berlangsung.
Sementara itu di tempat yang sama Kapolres Temanggung Zamrul Aini mengajak kepada seluruh masyarakat untuk selalu menjaga keamanan dan kenyamanan di wilayah Kabupaten Temanggung, apabila mengetahui adanya suatu tindak kejahatan agar melaporkan kepada petugas atau bisa melalui Call Center 110 yang aktif selama 1×24 jam dan gratis.
Setelah sesi seremoni pembukaan resmi ditutup pada pukul 12.00 WIB, para tamu undangan beserta ribuan pengunjung yang memadati lokasi langsung disuguhi oleh berbagai pementasan kesenian tradisional setempat yang semakin menyemarakkan suasana akhir pekan di Desa Gentingsari.`
Turut hadir pula memeriahkan acara perwakilan Dandim 0706/Temanggung, Kajari Temanggung, serta jajaran pimpinan perangkat daerah terkait. (HS-08)


