in

Euforia Juara Timnas Indonesia Menggema di Halaman Pendopo Bupati Pekalongan

Ribuan orang berkumpul di halaman Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan, Senin (5/10/2026) malam, demi menyaksikan final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia melawan Thailand. (Foto : pekalongankab.go.id)

 

HALO PEKALONGAN – Ribuan orang berkumpul di halaman Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan, Senin (5/10/2026) malam, demi menyaksikan final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia melawan Thailand.

Sejak sebelum pertandingan dimulai, suasana sudah terasa meriah, saat Plt Bupati Pekalongan H Sukirman bercanda dengan akan menampilkan cuplikan gol Ole Romeny, tetapi yang muncul justru rekaman dirinya saat mengikuti pertandingan sepak bola mini Agustus lalu.

“Baiklah, mari kita tonton bersama pertandingan kali ini. Semoga Indonesia mendapatkan hasil terbaik. Ada pendukung Thailand di sini, kalau saya tetap Argentina,” canda Sukirman, yang langsung disambut tawa masyarakat.

Seperti nobar sebelumnya, Sukirman memilih duduk lesehan dan berbaur bersama masyarakat.

Mereka bersama-sama memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia yang memburu gelar juara ASEAN setelah terakhir kali meraihnya pada 1991.

Pertandingan berlangsung ketat. Babak pertama berakhir tanpa gol. Memasuki babak kedua, jual beli serangan terjadi.

Indonesia akhirnya mendapat keuntungan pada menit ke-81 setelah Ole Romeny dilanggar Nicholas Mickelson di dekat kotak penalti. Kartu kuning kedua membuat pemain Thailand tersebut harus mandi lebih awal.

Unggul jumlah pemain, Indonesia membuka keunggulan pada menit ke-84 melalui Dean James. Namun, keunggulan itu hanya bertahan tiga menit setelah Thailand menyamakan kedudukan melalui Iklas Sanron pada menit ke-87.

Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir dan pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu.

Thailand kembali membuat suporter Indonesia terdiam pada menit ke-111 setelah Peeradol Chamratsamee memanfaatkan kesalahan Elkan Baggott. Namun, Baggott membayar kesalahannya dengan mencetak gol pada menit ke-116 melalui umpan cut back Rizky Ridho, yang diawali intersep Egy Maulana Vikri.

Skor 2-2 bertahan hingga perpanjangan waktu berakhir. Pertandingan pun harus ditentukan lewat adu penalti.

Drama akhirnya berpihak kepada Indonesia. Seluruh eksekutor Indonesia sukses menjalankan tugasnya.

Penjaga gawang Emil Audero juga tampil gemilang dengan menggagalkan penalti Nattapong Satriya, sementara tendangan Sarach Yooyen membentur mistar.

Indonesia pun memastikan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 untuk pertama kalinya sekaligus kembali menjadi raja Asia Tenggara, setelah 35 tahun puasa gelar.

Kemenangan itu disambut tangis haru dan kebahagiaan para suporter di halaman pendopo.

Majid, warga Wonopringgo, mengaku bangga bisa menyaksikan langsung momen bersejarah tersebut.

“Senang dong, Mas, karena Timnas menang. Terima kasih Pemerintah Kabupaten Pekalongan sudah menggelar nobar. Ditunggu nobar-nobar selanjutnya,” ujarnya. (HS-08)

 

 

Gelar Edukasi Pasar Modal, Pemkab Batang Dorong ASN Melek Investasi Saham hingga Reksa Dana

Polisi Selidiki Kasus Sekeluarga Meninggal dengan Luka Tusukan di Lampung