HALO SEMARANG – Anggota DPRD Kabupaten Semarang, Ari Dwi Setyanto mengajak para pemuda untuk mengoptimalkan peran, dalam pembangunan negara.
Hal itu dia sampaikan saat menjadi pembicara dalam acara Focus Group Discussion bertema ‘Optimalisasi Peran Pemuda’, di The Wujil Convention Hall, Kabupaten Semarang, belum lama ini.
Acara yang diikuti sejumlah perwakilan dari ormas kepemudaan dan KNPI ini, juga dihadiri secara virtual oleh Ketua DPRD Jateng Bambang Kusriyanto.
Lebih lanjut Ari Dwi Setyanto menyebut, pemuda menjadi tumpuan masa depan. Bahkan pendiri bangsa, Ir Soekarno atau Bung Karno, dalam pidatonya kerap menyebutkan akan pentingnya peran pemuda dalam pembangunan negara.
Adapun saat ini, menurut dia sudah nampak peran pemuda di semua bidang.
Di bidang pertanian, ada kelompok pemuda yang berupaya menggerakkan sesamanya, untuk menjadi petani.
Sementara dalam bidang kemasyarakatan, muncul sukarelawan-sukarelawan muda yang bergerak membantu sesama.
Banyak pula pemuda yang berminat untuk mendukung program Pemerintah RI, dalam upaya pemerataan guru hingga ke daerah pinggiran atau perbatasan negara.
“Semangat berbakti dan mengabdi inilah yang harus selalu digelorakan,” kata politisi PDIP itu, seperti dirilis dprd.jatengprov.go.id.
Lebih lanjut Ari Dwi Setyanto juga menekankan, pemuda harus menjadi agen perubahan.
Sebisa mungkin mereka tak sekadar menjadi pegawai atau pekerja, melainkan benar-benar bisa menciptakan lapangan pekerjaan. Jiwa entrepenuer yang menurut dia dibutuhkan untuk waktu sekarang ini.
“Saya pribadi melihat pemuda di sini sangat baik. Penanganan bencana alam juga selalu melibatkan organisasi kepemudaan. Sinerginya sudah mulai baik. Kami di DPRD sering mendengar aspirasi pemuda dalam prosesnya juga melibatkan pemuda,” ungkap dia.
Ketua KNPI Kabupaten Semarang, Bagus Suryokusumo berpendapat, peran pemuda untuk sekarang ini tidak boleh dibatasi.
Bagi yang ingin mendalami jalur politik, sekarang ini partai politik telah membuka diri bahkan mempersilakan pemuda untuk bisa bersama membesarkan partai.
Bahkan yang berani mencalonkan diri maju pada pentas pemilihan legislatif.
“Di KNPI saya berharap teman-teman tidak semuanya ke jalur legislatif. Bisa ke eksekutif, KPU atau Bawaslu. Di dalam organisasi kami saja pasti ada seleksi alam dari 29 organisasi kepemudaan siapa yang eksis. Bagi yang bertahan dan terus mengembangkan diri, itulah kader terbaik,” tandas dia. (HS-08)