in

Disetujui Rapat Paripurna, RUU Minerba Resmi Jadi Usul Inisiatif DPR

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. (Foto: dpr.go.id)

 

HALO SEMARANG – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyetujui Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Mineral dan Batubara (minerba) sebagai usul inisiatif DPR.

Keputusan DPR tersebut disampaikan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, dalam Rapat Paripurna kedua pada Masa Persidangan Tahun 2025, di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Kamis (23/01/2025).

“Sekarang kita tanyakan, apakah RUU tentang Perubahan Keempat atas UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dapat disetujui menjadi RUU usul inisiatif DPR RI?” tanya Dasco, yang langsung dijawab dengan seruan “Setuju” oleh seluruh peserta rapat.

Sebelumnya, Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, telah menyetujui RUU Minerba sebagai usul inisiatif DPR.

Ketua Baleg DPR RI, Bob Hasan menyatakan bahwa rancangan tersebut sejalan dengan visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Ia menegaskan bahwa RUU Minerba memiliki semangat yang selaras dengan kebijakan strategis pemerintah saat ini.

“Perjalanannya masih panjang, tetapi substansi RUU ini penting untuk mendukung percepatan hilirisasi sektor pertambangan,” ujar Bob Hasan, baru-baru ini seperti dirilis dpr.go.id.

Dalam rapat pleno tersebut, Bob Hasan mengungkapkan empat poin baru yang diusulkan masuk dalam revisi UU Minerba.

Masing-masing adalah  Percepatan Hilirisasi Mineral dan Batubara, Aturan Izin Usaha Pertambangan (IUP) untuk Ormas Keagamaan, Pemberian IUP kepada Perguruan Tinggi, dan Pemberian IUP untuk UMKM.

RUU Minerba tersebut disepakati oleh seluruh fraksi di parlemen. Dari delapan fraksi yang ada, empat fraksi menyetujui dengan catatan, sementara empat lainnya menyatakan setuju tanpa catatan.

Penetapan ini menandai langkah awal proses legislasi revisi UU Minerba yang akan dibahas lebih lanjut oleh DPR RI bersama pemerintah. (HS-08)

Sikapi Konflik Internal Kemdikti-Saintik, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Minta Diselesaikan Secara Transparan

Polri Tegaskan Komitmen Jaga Perdamaian dan Pembangunan di Papua