TIDAK membayangkan bagi pria kelahiran Semarang, 13 Agustus ini bisa menjadi sukses meniti karir sebagai chef di hotel berbintang ternama di Indonesia.
Saat ini pria yang memiliki nama Kho Aris Untung Wibowo, menjabat sebagai Executive Chef Hotel Ciputra Semarang.
Setelah menamatkan pendidikan di Sekolah Tinggi Pariwisata Indonesia (Stiepari) Semarang, dirinya pun mantap untuk melanjutkan karirnya sebagai Chef.
Memulai karir pertamanya di salah satu resto masakan Jepang ternama di Jakarta. Meski diumur yang terbilang muda saat itu, dirinya sangat menikmati pekerjaannya sebagai chef. Bahkan, membuat dirinya tertantang dan hingga berkesempatan untuk bekerja di bidang perhotelan.
Pada tahun 2008, pria yang gemar bersepeda ini kembali ke Kota Semarang dan melanjutkan karirnya di berbagai hotel di Semarang dan Jakarta. Salah satu pengalaman Aris, begitu ia sering disapa, selama berkarir di bidang kuliner yaitu dirinya pernah menyiapkan hidangan masakan untuk tamu Kepresidenan dan jajaran menteri pada era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Dirinya mengenang, tantangan dari mulai cara memasak hingga makanan dirasa aman untuk disantap Presiden, membuat Aris tidak bisa melupakan protokol Kepresidenan saat itu. Dirinya semakin bangga, lantaran Presiden SBY ikut mengomentari bahwa masakan yang disantapnya kala itu sungguh menggugah selera.
Menjadi Chef di berbagai hotel berbintang di Jakarta dan Semarang menjadi passion dalam diri laki-laki yang hobi makan Ramen ini.
“Pekerjaan di dapur itu sangat dinamis karena saya dituntut harus selalu update dan memiliki tingkat kreatifitas yang unlimited dalam pengolahan makanan dan presentasinya,” papar Aris, Senin (17/4/2023).
Chef yang kuat pada masakan oriental ini memiliki cita-cita bisa memperkenalkan lebih masakan khas Kota Semarang di kalangan masyarakat luas khususnya di luar Kota Semarang.
“HCS sendiri kita kenal adalah hotel dengan jaringan internasional di bawah naungan Grup Ciputra dan Swiss-Belhotel International, saya ingin selain masakan khas Indonesia dan internasional, saya juga harus kenalkan masakan khas Kota Semarang itu sendiri di kota lunpia ini. Saya sudah menyiapkan beberapa masakan seperti Nasi Glewo, Soto Ayam Semarang, Mie Kopyok Semarangan lalu, Tahu Gimbal Semarang, tahu bakso dan Lunpia ada di dalam buffet saat sarapan dan juga makan malam di The Gallery Restaurant,” ujarnya.
“Harapannya masyarakat bisa mencicipi masakan khas Kota Semarang dengan pengalaman rasa yang berbeda,” imbuh Aris.
Meski persaingan resto dan hotel menjamur, lanjut Chef Aris, dirinya tetap percaya diri bisa tetap eksis. ” Saya optimis bisa memberikan inovasi dan kreasi terbaik untuk HCS,” pungkasnya. (HS-06)