HALO KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2025.
Capaian kesepuluh tersebut menjadi bukti konsistensi Pemkab Kendal dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Raihan WTP tahun ini sekaligus melanjutkan prestasi yang terus dipertahankan dari tahun-ke tahun pemerintahan sejak 2016.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Inspektorat Kendal, Rini Utami mengatakan, raihan opini WTP merupakan buah dari kolaborasi, profesionalisme, serta komitmen seluruh jajaran pemerintah daerah dalam menjaga integritas dan akuntabilitas.
“Predikat Wajar Tanpa Pengecualian ini merupakan bukti nyata bahwa tata kelola pemerintahan yang baik lahir dari kolaborasi, profesionalisme, dan komitmen yang terus dijaga bersama,” ujarnya, Jumat (12/6/2026).
Menurut Rini, capaian tersebut semakin memperkuat komitmen Pemkan Kendal dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai standar akuntansi pemerintahan.
“Prestasi ini harus menjadi pijakan untuk terus meningkatkan integritas, kinerja, dan pelayanan publik. Mari bersama-sama mewujudkan pemerintahan yang bersih, profesional, serta berpihak kepada kepentingan masyarakat,” ungkapnya.
Sementara Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, mengungkapkan rasa syukur atas capaian yang membanggakan.
Menurutnya, keberhasilan meraih opini WTP kesepuluh merupakan hasil kerja keras seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kendal.
“Alhamdulillah Kabupaten Kendal kembali meraih opini WTP dan ini merupakan yang kesepuluh kalinya. Tentunya capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh OPD di Kabupaten Kendal,” ungkap Bupati.
Dirinya juga menegaskan, capaian opini WTP bukanlah tujuan akhir, melainkan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
“Semoga kita terus bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Karena capaian opini WTP ini pada akhirnya harus berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan yang dirasakan masyarakat,” tandas Bupati.
Pada kesempatan itu, ia juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar tidak cepat berpuas diri.
“Masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik,” pesannya.
Bupati berharap kepada seluruh OPD terus meningkatkan kinerjanya. Walaupun sudah mendapatkan WTP, masih banyak hal yang perlu dibenahi.
“Pemerintah Kabupaten Kendal berkomitmen untuk terus mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah,” pungkasnya.(HS)


