in

Candi Plaosan Jadi Keunggulan Desa Wisata Bugisan di Klaten

 

HALO KLATEN – Salah satu keungulan Desa Wisata Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten adalah di wilayah ini terdapat Candi Plaosan, yang berlokasi lebih kurang  1,5 kilometer ke arah timur dari Candi Sewu.

Candi ini merupakan sebuah kompleks bangunan kuno yang terbagi menjadi dua, yaitu kompleks Candi Plaosan Lor (lor dalam bahasa Jawa berarti utara) dan kompleks Candi Plaosan Kidul (kidul dalam bahasa Jawa berarti selatan).

Pahatan yang terdapat di Candi Plaosan sangat halus dan rinci, mirip dengan yang terdapat di Candi Borobudur, Candi Sewu, dan Candi Sari.

Keindahan Candi Plaosan juga disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno, ketika mengunjungi Desa Wisata Bugisan, beberapa waktu lalu.

Dia menyebut, Candi Plaosan atau Candi Kembar yang memiliki filosofi mengenai percintaan ini, merupakan daya tarik bagi Desa Wisata Bugisan.

Dalam kunjungan itu, Sandiaga juga menyampaikan ucapan selamat, karena dari dari 3.500 peserta Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022, Bugisan berhasil masuk dalam 50 besar.

“Saya mengucapkan selamat, di hari Jum’at (01/07/2022) ini desa wisata Bugisan menembus 50 besar, desa wisata terbaik Indonesia dari 3.500 peserta,” kata dia, seperti dirilis Klatenkab.go.id.

Dalam kesempatan itu, Sandiaga juga menyampaikan produk eco print milik Desa Bugisan, memiliki kualitas baik dan patut diperkenalkan lebih luas, dengan melalui program gerakan nasional bangga buatan Indonesia.

Selain itu dia mengapreasiasi alat musik Pring Sedapur buatan Ki Sutikno dan terpukau dengan kearifan lokal seperti bank sampah.

Dia berharap karena desa wisata Bugisan termasuk ekosistem pengembangan kawasan subprioritas Borobudhur, menambah wisatawan untuk datang ke Kabupaten Klaten terutama desa wisata Bugisan.

“Saya melihat desa wisata Bugisan menjadi klaster percontohan 1,1 juta pembukaan lapangan kerja baru yang berkualitas berbasis komunitas yang ada di pedesaan. Sehingga kekuatan masyarakat untuk bangkit kembali pasca pandemi bisa kita wujudkan, kita realisasikan dan target 2024 penciptaan 4,4 juta lapangan kerja baru dan berkualitas,” kata dia.

Menparekraf didampingi Bupati Klaten, Sri Mulyani, Kepala Desa Bugisan dan jajaran menyambangi semua produk asli desa wisata bugisan mulai dari jamu, eco print, seni kriya ukir batu, dan menyaksikan perebutan gunungan sayur, pring sedapur, sekolah aksara jawa, dan tarian asli Bugisan.

Saat ditemui, Bupati Klaten Sri Mulyani mengucapkan rasa syukurnya karena desa wisata Bugisan masuk 50 besar ADWI 2022

“Kedatangan Pak Menteri menambah semangat kami, untuk mengembangkan desa wisata yang ada di Kabupaten Klaten,” ungkapnya.

Ia mengatakan Desa Wisata Bugisan beda dengan desa yang lainnya. Karena satu satunya desa wisata yang terdapat bangunan megah Candi Kembar atau Candi Plaosan.

“Semoga (Desa Wisata Bugisan) masuk dalam nominasi yang lebih kecil lagi. Sehingga bisa mengangkat pariwisata yang ada di Kabupaten Klaten,” pungkas Sri Mulyani.

Terakhir, desa wisata Bugisan tidak hanya masuk 50 besar ADWI 2022 tetapi akan menjadi Kampung Berseri Astra. (HS-08)

Dr Budi Mulyono Terpilih Sebagai Ketua IDI Kendal 2022-2025

Candi Plaosan di Klaten, Perpaduan Arsitektur Buddha dan Hindu